JAYAPURA – Tokoh masyarakat Suku besar Kopkaka, Seradala, Kabupaten Yahukimo, Yusak Weyo menentang aksi kekerasan yang kerap dilakukan kelompok kriminal bersenjata.
Menurut dia, imbas dari aksi kekerasan yang di lakukan KKB selama ini berdampak kepada masyarakat.
“Masyarakat selalu dihantui rasa takut, karena acaman yang sering dilakukan,” ujarnya.
Yang sangat dikhawatirkan, menurut Yusak yakni masyarakat takut menjadi korban apabila ada gesekan aparat dengan KKB.
“Kalau ada KKB di tempat kami, maka aparat akan datang sehingga bisa terjadi kontak senjata, maka masyarakat nanti bisa jadi korban seperti di Intan Jaya beberapa waktu lalu,” tegasnya.
Dirinya beserta masyarakat suku Kopkaka telah menyatakan sikap menolak keberadaan KKB di wilayahnya.
“Kami sepakat tolak kelompok dari hutan datang ke sini, keran keberadaan mereka sangat meresahkan,” tegasnya.
Yusak juga meminta agar aparat penegak hukum bertindak tegas, bahkan masyarakat sepenuhnya akan mendukung aparat.
“Silahkan aparat bertindak, karena kami tidak ada kaitannya dengan kelompok itu,” jelasnya
Diakhir penyampaian, dia meminta masyarakat bergandengan tangan menjaga situasi kamtibmas di Yahukimo, mengingat pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan tidak lama lagi.
“Sedikit lagi sudah Pilkada, mari kita jaga kedamaian untt kemajuan Yahukimo,” Imbunya. (***)
WAMENA – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Wamena menggelar upacara peringatan Hari…
NABIRE – Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, menegaskan semangat Sumpah Pemuda…
WAMENA, 28 Oktober 2026 — Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Komunitas Ojek Kabupaten Jayawijaya di…
NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menerima penghargaan dalam ajang Mandaya Awards pada kategori Pemerintahan Kabupaten Terbaik…
MULIA, 27 Oktober 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara…
WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…