Daerah

Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemkab Intan Jaya Segera Tangani Kasus Penemuan Jenazah

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya segera mengambil langkah cepat dan serius menyusul laporan penemuan sejumlah jenazah warga di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut, sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan sosial kepada masyarakat terdampak tetap berjalan.

“[berdasarkan isu ini] Masyarakat meminta untuk [Pemerintah dan aparat] segera melakukan penanganan. Jadi kami sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan pemerintah daerah, dalam hal ini forkopimda, untuk segera melakukan penanganan [serius],” ujar Ribka di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya setelah ditemukannya sejumlah jenazah warga dalam beberapa waktu terakhir.

Para korban tersebut adalah Elianus Agimbau, 20 tahun, seorang penginjil di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Kampung Jenetapa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya. Elianus ditemukan masyarakat tergeletak dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak yang ditutupi rerumputan, pada Rabu (1/7/2026).

Dihari yang sama satu korban ditemukan lagi dan telah teridentifikasi ialah Okto Tigau (19), warga Distrik Sugapa, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/6/2026) dan ditemukan meninggal dunia di kawasan belakang Pos Habema, Distrik Sugapa.

Pada Kamis (2/7/2026), seorang Wanita yang sedang hamil tujuh bulan di Sugapa, Melkiana Duwitau, juga ditemukan tewas. Korban sempat dilarikan untuk menjalani operasi darurat demi menyelamatkan sang buah hati. Namun takdir berkata lain, bayi malang yang berada di dalam kandungan tersebut juga dinyatakan meninggal dunia.

Merespons kondisi tersebut, Ribka menegaskan penanganan perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain mendukung langkah-langkah keamanan dan proses investigasi, pemerintah daerah juga diminta memastikan pelayanan sosial kepada masyarakat tetap berjalan.

“Jadi segera secara serius untuk melakukan penanganan. Baik itu penanganan [dalam bentuk] pelayanan sosialnya maupun juga mungkin dari sisi keamanan, investigasi, minta untuk pihak kepolisian misalnya untuk melakukan investigasi,” katanya.

Lebih lanjut, Ribka menegaskan pemerintah tidak ingin berspekulasi ataupun menyalahkan pihak tertentu sebelum hasil investigasi resmi diumumkan. Karena itu, seluruh proses pengungkapan fakta diserahkan kepada aparat yang berwenang.

“Dalam hal ini kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, Saya sampaikan dukacita yang mendalam serta prihatin juga. Biarlah yang punya kewenangan dalam hal ini pihak keamanan untuk mengungkap yang sebenarnya terkait dengan adanya kronologis kematian beberapa masyarakat yang ada di Kabupaten Intan Jaya,” tegas Ribka.

Di akhir keterangannya, Ribka mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah bersama aparat keamanan.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Biarkan pemerintah bersama aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya maupun Provinsi Papua Tengah bekerja untuk menjamin keamanan masyarakat serta memberikan pelayanan sosial yang dibutuhkan oleh warga di Kabupaten Intan Jaya,” pungkasnya.(*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

WAMENA — Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya memenuhi undangan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten…

18 jam ago

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

WAMENA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Jayawijaya terus berkomitmen mendukung penanganan dan penyelesaian dinamika pertanahan…

18 jam ago

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini berencana menghidupkan kembali rumah apung di…

20 jam ago

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, semakin parah…

1 hari ago

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

WAMENA – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan…

1 hari ago

Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi…

1 hari ago