Wamendagri Ajak Hentikan Kekerasan terhadap Pelayan Masyarakat di Tanah Papua

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Ribka Haluk, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya dua pilot dalam aksi penembakan pesawat di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation dengan rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu dilaporkan ditembak saat menjalankan penerbangan pelayanan. Pesawat tersebut mengangkut 13 penumpang dan diterbangkan oleh Capt. Egon E dan Capt. Baskoro.

“Atas peristiwa ini, saya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya dua pilot yang ditembak di Boven Digoel,” ujar Ribka dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).

Ribka yang juga Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua menyatakan keprihatinan dan kekecewaannya atas penembakan tersebut. Ia menilai tindakan itu sangat tidak manusiawi, mengingat para pilot tengah menjalankan tugas mulia melayani masyarakat Papua, khususnya di wilayah terpencil.

Menurutnya, masih banyak masyarakat Papua yang hidup di daerah pelosok dan sangat bergantung pada akses transportasi udara untuk menjangkau pelayanan dasar. Penerbangan perintis menjadi salah satu sarana utama untuk menghadirkan negara di wilayah-wilayah tersebut.

“Penerbangan ke wilayah terpencil membutuhkan keberanian dan dedikasi tinggi. Mereka mempertaruhkan nyawa demi melayani saudara-saudara kita di Tanah Papua,” tegasnya.

Ribka mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk merenungkan kembali nilai-nilai kemanusiaan dan menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap para pelayan masyarakat, termasuk pilot, guru, dan tenaga kesehatan.

“Mereka hadir dengan sepenuh hati untuk membantu masyarakat di wilayah terpencil. Tidak boleh ada lagi penembakan-penembakan terhadap orang-orang yang mengabdikan diri bagi Papua,” ujarnya.

Ia berharap Papua sebagai Tanah Injil dan Tanah Damai tetap dijaga dalam semangat persaudaraan dan penghormatan terhadap kehidupan.

“Sudah hukum Tuhan, tidak boleh membunuh,” tegas Ribka.

Lebih lanjut, Ribka berharap pemerintah daerah—mulai dari gubernur, bupati, kepala distrik, hingga kepala kampung—serta lembaga terkait seperti DPR dan MRP, turut bertanggung jawab menjaga keamanan dan perdamaian di Tanah Papua.

Ia juga meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut, termasuk berbagai kejadian penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) yang terjadi di Papua.

“Pihak keamanan diminta mengusut tuntas kasus ini demi keadilan dan terciptanya rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kemendagri

Berita Terkait

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini
STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan
Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi
Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional
Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta
Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024
Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:21 WIT

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

Minggu, 27 September 2026 - 08:33 WIT

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan

Sabtu, 26 September 2026 - 23:52 WIT

Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi

Sabtu, 26 September 2026 - 23:39 WIT

Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 23:30 WIT

Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta

Berita Terbaru