Daerah

Wakapolda Papua Tengah Turun ke Paniai, Tegaskan Polisi Harus Maksimal Ungkap Tragedi Kebakaran 11 Nyawa

PANIAI — Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Dr. Gustav R. Urbinas melakukan kunjungan ke Kabupaten Paniai mendampingi kunjungan kerja Wakil Gubernur Papua Tengah Denias Geley, Kamis (10/9/2026).

Disela-sela rangkaian kunjungan tersebut, Wagub dan Wakapolda menyempatkan diri memantau langsung kondisi posko korban kebakaran yang menewaskan 11 orang. Kehadiran kedua tokoh ini menjadi bentuk perhatian sekaligus memastikan penanganan terhadap para korban dan keluarga berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda memberikan penekanan kepada jajaran Polres Paniai agar bekerja maksimal mengungkap kasus kebakaran maut yang telah merenggut 11 nyawa tersebut.

“Saya minta Polres Paniai bekerja secara maksimal dan profesional untuk mengungkap penyebab kebakaran ini. Setiap fakta harus didalami dan setiap proses harus dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian atas peristiwa yang terjadi,” tegas Gustav.

Selain penanganan kasus, Wakapolda juga mengingatkan jajaran Polres Paniai untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, kondisi keamanan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Jaga kamtibmas bersama-sama. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan jangan sampai ada persoalan yang berkembang tanpa penyelesaian. Polisi harus hadir, mendengar dan memberikan solusi bagi masyarakat, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi sulit seperti saat ini,” pesannya.

Gustav juga menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat.

“Sinergitas harus terus dijaga. TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat harus berjalan bersama. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai persoalan keamanan maupun persoalan sosial dapat kita hadapi bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak semata-mata ketika terjadi gangguan keamanan atau tindak pidana. Polri harus mampu hadir sejak tahap pencegahan, memberikan pelayanan, mendengarkan keluhan masyarakat hingga memastikan setiap persoalan ditangani secara profesional.

“Polri harus hadir untuk masyarakat. Hadir bukan hanya ketika ada masalah, tetapi juga untuk mendengar, melayani, melindungi dan memberikan rasa aman. Masyarakat harus merasakan bahwa polisi adalah bagian dari mereka dan siap berdiri bersama masyarakat dalam menghadapi setiap persoalan,” tegas Wakapolda.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Evaluasi Kinerja BPN Papua: Jayawijaya Pastikan Penyelesaian Sertifikasi dan Reforma Agraria Tepat Waktu

JAYAWIJAYA – Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya menghadiri dan mengikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev)…

1 jam ago

Polres Paniai dan TNI Amankan Kunjungan Wakapolda dan Wagub Papua Tengah di Paniai

PANIAI — Kehadiran Wakil Gubernur Papua Tengah Denias Geley bersama Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol…

2 jam ago

Sinergi Pertanahan Papua Pegunungan, Antisipasi Alih Fungsi Lahan Pertanian

JAYAWAIJAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan regional melalui pengamanan…

2 jam ago

573 Aparatur Siap Ikuti Pelatihan Dasar, Prajabatan, dan Orientasi di Tiom, BKPPA Lanny Jaya Pastikan Kesiapan 80 Persen

TIOM — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (BKPPA) mulai…

8 jam ago

Megawati Usung Inovasi Risk Register Berbasis Linktree di Jayawijaya

JAYAWIJAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang…

8 jam ago

Operasi Gabungan Fokus Ungkap Identitas Pelaku Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya

Jayawijaya - Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya tengah melakukan penyelidikan dan penyisiran…

9 jam ago