Daerah

573 Aparatur Siap Ikuti Pelatihan Dasar, Prajabatan, dan Orientasi di Tiom, BKPPA Lanny Jaya Pastikan Kesiapan 80 Persen

TIOM — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (BKPPA) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan tiga agenda penting bagi aparatur, yakni Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Formasi 2024, prajabatan THK2 Formasi 2021, serta orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 September hingga November 2026 dan seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di Kabupaten Lanny Jaya.

Kepala BKPPA Kabupaten Lanny Jaya, Semuel Yigibalom, S.Pd, mengatakan persiapan pelaksanaan kegiatan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah daerah juga menggandeng BPSDM Provinsi Papua untuk mendukung pelaksanaan pelatihan.

“Sekarang kami sedang mempersiapkan kegiatan belajar bagi Formasi 2024, kemudian prajabatan bagi THK2 Formasi 2021 dan orientasi bagi PPPK. Tiga kegiatan ini kami selenggarakan bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Papua,” ujar Semuel.

Menurutnya, masing-masing kelompok peserta akan mengikuti kegiatan dengan durasi berbeda. Peserta Latsar CPNS Formasi 2024 akan menjalani pelatihan selama kurang lebih tiga bulan, sedangkan peserta orientasi PPPK dan prajabatan CPNS dari jalur THK2 akan mengikuti kegiatan selama sekitar satu minggu.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 573 peserta yang akan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 73 peserta merupakan CPNS Formasi 2024, sementara sekitar 500 peserta berasal dari THK2 Formasi 2021, yang terdiri atas peserta PPPK dan CPNS.

Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan, Pemkab Lanny Jaya akan memanfaatkan sejumlah fasilitas yang tersedia di Tiom, termasuk aula wilayah Tiom dan beberapa sekolah, di antaranya SMP Inpres dan SMP Negeri 1.

“Kesiapan kami sekarang sudah hampir 80 persen. Kami tinggal menunggu tim dari Jayapura yang kemungkinan tiba di Tiom pada Minggu,” katanya.

Selain materi kedinasan, peserta juga akan mendapatkan pembinaan fisik dan disiplin. Dalam pelaksanaannya, BKPPA Lanny Jaya akan mendapat dukungan dari jajaran Koramil untuk membantu kegiatan pembinaan fisik dan kedisiplinan peserta pada setiap pagi.

BPSDM Provinsi Papua juga akan mengirimkan tim pendukung sekitar 10 orang untuk membantu pelaksanaan kegiatan, ditambah tenaga administrasi dan unsur pimpinan yang akan hadir dalam pembukaan.

Semuel menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi aparatur seperti ini bukan kali pertama dilaksanakan di Tiom. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan untuk sejumlah formasi CPNS pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk Formasi 2013 dan Formasi 2018.

Peserta Diminta Ikuti Kegiatan dari Awal hingga Akhir

Di sisi lain, BKPPA Lanny Jaya memberikan penekanan khusus kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian pelatihan sesuai ketentuan.

Semuel menegaskan, kehadiran peserta dari awal hingga akhir menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi CPNS yang masih berstatus sebagai calon pegawai negeri sipil.

“Peserta wajib mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Tidak ada alasan. Ini merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan status sebagai pegawai negeri sipil,” tegasnya.

Ia mengingatkan para CPNS agar memahami bahwa status mereka saat ini masih Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sehingga Latsar menjadi tahapan penting dalam proses menuju status PNS.

Bagi peserta yang berhalangan hadir karena alasan kesehatan, pihaknya meminta agar kondisi tersebut dibuktikan dengan surat keterangan dokter dan segera dilaporkan kepada panitia.

“Kalau sakit, silakan mengambil surat keterangan dari dokter dan melapor kepada panitia. Tidak ada alasan hanya menyampaikan sakit tanpa keterangan. Semua peserta wajib mengikuti kegiatan,” jelasnya.

Dorong Efisiensi dengan Gedung Pelatihan Sendiri

Semuel juga berharap ke depan Kabupaten Lanny Jaya dapat memiliki gedung pelatihan aparatur sendiri. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan membantu pemerintah daerah menghemat anggaran karena tidak perlu terus-menerus menyewa fasilitas untuk pelaksanaan pendidikan dan pelatihan.

“Kalau fasilitasnya lengkap, ke depan kami bisa lebih hemat. Sekarang kami masih harus menyewa beberapa fasilitas. Kalau kita punya gedung pelatihan sendiri, tentu sangat membantu pemerintah dalam menghemat biaya,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkab Lanny Jaya berharap pelaksanaan Latsar CPNS Formasi 2024, prajabatan THK2 Formasi 2021, dan orientasi PPPK dapat berjalan tertib, lancar, serta memberikan pembekalan yang kuat bagi ratusan aparatur yang akan mengabdi di Kabupaten Lanny Jaya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Megawati Usung Inovasi Risk Register Berbasis Linktree di Jayawijaya

JAYAWIJAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang…

1 jam ago

Operasi Gabungan Fokus Ungkap Identitas Pelaku Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya

Jayawijaya - Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya tengah melakukan penyelidikan dan penyisiran…

2 jam ago

Motor Dinas Jadi Penyelamat: Polisi Antar Ibu Hamil ke Bandara di Tengah Darurat

TIMIKA – Ketika ambulans tak bisa bergerak, seorang anggota polisi memilih untuk tidak tinggal diam.…

2 jam ago

DWP Nduga Ikuti Peluncuran “DWP Sehat”, Dorong Perempuan Cegah Kanker Sejak Dini

KENYAM— Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker mendapat perhatian dari…

3 jam ago

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Kesehatan Perempuan dan Deteksi Dini Kanker Serviks untuk Perkuat Pembangunan Keluarga

Mulia, 9 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

16 jam ago

Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran

JAYAWIJAYA — Aksi penembakan kembali mengguncang Kabupaten Jayawijaya. Peristiwa tragis terjadi pada Rabu (9/9/2026) pukul…

18 jam ago