Mulia, 9 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan pemeriksaan dan deteksi dini kanker serviks.
Kegiatan Promosi dan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga yang berlangsung di Sasana Kaonak, Mulia, Rabu (9/9/2026), diikuti 300 peserta dari Distrik Ilu, Gurage, dan Yambi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program yang didukung Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.
Kabid Periben: Manfaatkan Kesempatan Mendapatkan Edukasi Kesehatan
Sebelum penyampaian materi, Kepala Bidang Keluarga Berencana DP3AKB Kabupaten Puncak Jaya, Periben Enumbi, ST., menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir memenuhi undangan.
Periben berharap para peserta dapat mengikuti seluruh materi dengan baik dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan perempuan.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah hadir dan memenuhi undangan. Saya berharap peserta dapat mendengarkan materi dengan baik karena informasi yang disampaikan hari ini sangat penting bagi kesehatan kita, khususnya kesehatan perempuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja menghadirkan penerjemah agar materi yang disampaikan narasumber dapat diterima secara langsung oleh masyarakat dan tidak terhambat oleh perbedaan pemahaman bahasa.
“Di sini kami juga menghadirkan penerjemah supaya materi yang disampaikan dapat langsung sampai dan dipahami oleh masyarakat,” jelasnya.
Periben juga memberikan sedikit pemahaman mengenai kanker serviks. Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit tersebut, termasuk pentingnya pencegahan dan pemeriksaan sejak dini.
Ia berharap peserta yang hadir dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat lainnya.
Selanjutnya, dr. DN Krisna Arijaya, Sp.OG, memberikan materi mengenai kanker serviks, termasuk pengertian kanker serviks serta langkah pencegahan primer dan sekunder.
Dalam penyampaiannya, dr. Krisna menekankan pentingnya pengetahuan dan kesadaran perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan pemeriksaan secara dini.
Pencegahan dan deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko kanker serviks. Masyarakat diharapkan tidak menunggu munculnya keluhan atau kondisi yang lebih berat untuk datang memeriksakan kesehatan.
Penyampaian materi turut dibantu oleh Lirinda Wonda sebagai penerjemah, sehingga informasi yang diberikan dapat dipahami oleh seluruh peserta dari Distrik Ilu, Gurage, dan Yambi.
Setelah penyampaian materi oleh dr. Krisna, Suster Stri, yang mendampingi dr. Krisna dalam kegiatan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan perempuan, turut memberikan tambahan informasi sekaligus apresiasi kepada masyarakat Puncak Jaya.
Suster Stri menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan perempuan, termasuk pemeriksaan Pap smear, telah dilakukan bersama pihak pemberdayaan perempuan dari tahun ke tahun. Menurutnya, terdapat perkembangan positif karena semakin banyak ibu-ibu yang memiliki kesadaran untuk datang ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan.
“Selama ini sudah diajak bersama kantor pemberdayaan perempuan untuk sosialisasi Pap smear. Dari tahun ke tahun sudah banyak sekali ibu-ibu yang memiliki kesadaran untuk datang memeriksakan diri ke rumah sakit. Itu sudah sangat bagus,” ungkap Suster Stri.
Ia berharap kesadaran tersebut terus meningkat, terutama bagi para ibu yang belum pernah melakukan pemeriksaan.
“Untuk ke depannya, kalau bisa mama-mama yang belum pernah periksa ke rumah sakit, mumpung ada dokter, bisa datang ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. Jangan takut untuk periksa karena lebih baik mencegah daripada mengobati,” pesannya.
Suster Stri juga mengajak para suami untuk ikut berperan dalam menjaga kesehatan istri. Ia berharap para suami dapat memberikan dukungan dan mengajak istri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, kami berharap mama-mama bersama bapak-bapak bisa saling mengingatkan. Bapak-bapak juga bisa menyarankan kepada istri untuk datang memeriksakan kesehatan. Ini penting sekali demi kesehatan mama, demi keluarga, dan demi masa depan anak-anak,” tambahnya.
Menurutnya, dukungan keluarga sangat penting agar perempuan tidak merasa takut atau ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.
Sementara itu, Ance Kogoya, mewakili peserta, menyampaikan
“ terima kasih banyak kepada Pemkab Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan atas kegiatan sosialisasi ini. Kami juga berterima kasih kepada dr. Krisna yang telah memberikan edukasi dan pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan kanker serviks. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujar Ance.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan perempuan, sekaligus mendorong semakin banyak perempuan di Kabupaten Puncak Jaya untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia.
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui DP3AKB berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kesehatan perempuan sebagai bagian dari pembangunan keluarga yang sehat, kuat, dan sejahtera.
Dukungan Dana Otsus Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses informasi, edukasi, dan pelayanan dasar bagi perempuan di Kabupaten Puncak Jaya.
JAYAWIJAYA — Aksi penembakan kembali mengguncang Kabupaten Jayawijaya. Peristiwa tragis terjadi pada Rabu (9/9/2026) pukul…
Mulia, 9 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus memperkuat pembangunan keluarga melalui peningkatan…
Wamena – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya mengamankan 12 plastik berisi narkotika jenis ganja yang…
JAYAWIJAYA — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Pegunungan menggelar ibadah…
Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Beras 1 Ton bagi Pengungsi di Molabaga Wamena — Pemerintah Kabupaten…
WAMENA— Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 1 ton…