JAYAWIJAYA — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Pegunungan menggelar ibadah rutin sekaligus sosialisasi pengenalan dini tanda-tanda kanker serviks pada Rabu, 9 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TP PKK Papua Pegunungan dalam memperkuat pembinaan rohani sekaligus meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini kanker serviks.
Ibadah rutin dilaksanakan di Gereja Panorama Baptis – Pike, dengan pelayanan firman disampaikan oleh Ev. Kuti Kogoya. Ibadah diikuti oleh jajaran dan anggota TP PKK Provinsi Papua Pegunungan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Anggieta B. Tabo, mengatakan bahwa kegiatan ibadah rutin tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat iman dan kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi TP PKK untuk menyampaikan edukasi yang menyentuh langsung kehidupan keluarga.
“Ibadah rutin ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, mempererat kebersamaan, serta membangun semangat pelayanan. Di saat yang sama, kita juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran keluarga, khususnya perempuan, mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini,” ujar Ny. Anggieta B. Tabo.
Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sehat dan kuat. Karena itu, pengetahuan mengenai kanker serviks perlu terus disosialisasikan agar masyarakat dapat mengenali tanda-tanda awal dan tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan.
Setelah ibadah, TP PKK Papua Pegunungan melanjutkan kegiatan dengan Sosialisasi Pengenalan Dini Tanda-Tanda Kanker Serviks yang ditujukan kepada Gabungan Persekutuan Wanita Gereja Baptis Tanah Papua.
Sosialisasi tersebut mengangkat pesan penting tentang deteksi dini sebagai langkah untuk menyelamatkan kehidupan, sekaligus mendorong perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.
Ny. Anggieta menegaskan bahwa edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi perempuan dan lingkungan gereja.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para perempuan semakin memahami pentingnya mengenali tanda-tanda kanker serviks dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Perempuan sehat akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang kuat dan masyarakat Papua Pegunungan yang lebih sejahtera,” katanya.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen TP PKK Provinsi Papua Pegunungan dalam menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta penguatan peran perempuan.
Melalui kegiatan yang memadukan pembinaan iman, kebersamaan, dan edukasi kesehatan, TP PKK Papua Pegunungan berharap semakin banyak perempuan dan keluarga yang memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan serta melakukan langkah pencegahan sejak dini.
“Bersama mewujudkan keluarga sehat, Papua Pegunungan sejahtera.”
Mulia, 9 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus memperkuat pembangunan keluarga melalui peningkatan…
Wamena – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya mengamankan 12 plastik berisi narkotika jenis ganja yang…
Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Beras 1 Ton bagi Pengungsi di Molabaga Wamena — Pemerintah Kabupaten…
WAMENA— Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 1 ton…
NABIRE — Tangis dan isak keluarga mengiringi pemakaman 11 korban kebakaran maut di Kabupaten…
Paniai– Misteri identitas 11 korban tewas dalam kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda,…