Transportasi Udara Jadi Prioritas, Nduga Minta Dukungan Kemenhub

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Nduga terus bergerak cepat dalam upaya membuka keterisolasian wilayahnya. Salah satu langkah strategis dilakukan dengan menemui Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, pada Kamis, 3 Juli 2025 di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan bandara di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Rombongan Pemkab Nduga dipimpin oleh Wakil Bupati Yoas Beon, mewakili Bupati Dinard Kelnea, S.Sos, dan didampingi sejumlah pejabat daerah seperti Anggota DPR RI,Paulus UbruanggeAsisten I Djoni Karel Rumpaidus, Kepala Bappedalitbang Hariman Usman, Plt. Kadis Perumahan Simion Tabuni, Plt. Kadis Lingkungan Hidup Aman Ubruangge, Kadis Kesehatan Ahmad Lokbere, serta tokoh masyarakat Wentius Nimiangge.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Yoas Beon menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat, khususnya Kemenhub, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi udara di Nduga.

“Jika akses transportasi udara di Nduga lebih baik, maka pesawat berbadan besar bisa masuk. Ini akan menekan harga tiket yang selama ini sangat mahal. Biaya penerbangan yang lebih murah tentu akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Yoas Beon.

Ia juga menyoroti kondisi geografis Nduga yang hingga kini belum memiliki akses jalan darat yang memadai. Hal ini menjadikan transportasi udara sebagai satu-satunya jalur vital untuk mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan pelayanan pemerintahan.

Yoas berharap Kementerian Perhubungan dapat memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Bandara Kenyam sebagai bandara utama, serta bandara-bandara perintis lainnya yang tersebar di distrik-distrik terpencil.

“Kami butuh dukungan konkret dari pusat agar masyarakat Nduga tidak terus terisolasi. Bandara yang layak adalah kunci membuka akses dan mempercepat pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu Perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung pembangunan dan pengembangan bandara di Kabupaten Nduga. Pihak Dirjen Perhubungan Udara meminta pemda Nduga mempersiapkan apa yang menjadi tanggungjawab Pemda Nduga sehingga pihak Kementerian Perhubungan dapat melakukan pembangunan atau pengembangan bandara di Kabupaten Nduga

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Nduga serius memperjuangkan konektivitas wilayahnya demi kesejahteraan rakyat. Kini, harapan tertuju pada tindak lanjut dari Kemenhub untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di jantung Papua Pegunungan.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Bank Indonesia: Inflasi Papua Masih Aman, Ekonomi Daerah Terus Bergerak Positif
Sinergi Polri dan YPMAK: Distribusi Pangan dan Layanan Kesehatan untuk Warga Kapiraya
Papua Pegunungan Jadi Basis Baru, PGB Tegaskan Komitmen Politik Mandiri
Polres Jayawijaya Maksimalkan Pencarian Korban Jembatan Putus di Kali Wouma
Satresnarkoba Amankan 250 Ranting Ganja di Wamena
Wamendagri Ribka Haluk Dengan Tegas Mengklarifikasi Isu Pemotongan Dana Otsus Papua
Pemuda Katolik Komda Papua Sosialisasi Program Kerja di Dekenat Jayapura
Polda Papua Tengah Tangkap DPO Kasus Pemalangan, Perusakan, dan Pembakaran Mobil di Dogiyai

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:26 WIT

Bank Indonesia: Inflasi Papua Masih Aman, Ekonomi Daerah Terus Bergerak Positif

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:01 WIT

Sinergi Polri dan YPMAK: Distribusi Pangan dan Layanan Kesehatan untuk Warga Kapiraya

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:03 WIT

Papua Pegunungan Jadi Basis Baru, PGB Tegaskan Komitmen Politik Mandiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:10 WIT

Polres Jayawijaya Maksimalkan Pencarian Korban Jembatan Putus di Kali Wouma

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:58 WIT

Satresnarkoba Amankan 250 Ranting Ganja di Wamena

Berita Terbaru

Daerah

Satresnarkoba Amankan 250 Ranting Ganja di Wamena

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:58 WIT