Tokoh Agama Papua Kritik Keras Komite Eksekutif Otsus: “Segera Turun ke Tanah Papua!

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Tokoh Agama Papua, Pendeta Dr. Yones Wenda, melontarkan kritik keras terhadap kinerja Komite Eksekutif Percepatan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang hingga kini dinilai belum bekerja maksimal sejak dilantik Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2025 lalu.

Dalam wawancara dengan wartawan di Jayapura, Tokoh Agama dan Masyarakat Pendeta Dr. Yones Wenda menyampaikan keprihatinannya karena hingga saat ini Komite Eksekutif Otsus Papua masih banyak beraktivitas di Jakarta dan belum turun langsung ke Tanah Papua untuk melihat serta menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami mengimbau kepada Komite Eksekutif Percepatan Otsus Papua yang sudah dilantik Presiden sejak Oktober 2025, tetapi sampai sekarang belum bekerja. Kami minta sepuluh pimpinan Komite segera turun ke Papua,” tegas Yones Wenda.

Menurutnya, keberadaan Komite Eksekutif Otsus sangat dinantikan oleh masyarakat Papua karena lembaga tersebut berperan sebagai jembatan antara rakyat Papua dan pemerintah pusat. Oleh karena itu, ia menilai tidak seharusnya Komite terlalu lama berada di Jakarta.

“Jangan terlalu lama di Jakarta. Masyarakat Papua menunggu kehadiran Komite karena Komite ini adalah jembatan antara rakyat Papua dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Pendeta Yones juga menekankan pentingnya kehadiran langsung Komite Eksekutif Otsus di Papua untuk memantau secara nyata berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan yang terjadi di daerah.

“Kami mohon agar segera datang ke Papua dan bekerja. Jangan berlama-lama di Jakarta,” tambahnya.

Diketahui, hingga saat ini Komite Eksekutif Percepatan Otsus Papua masih berada di Jakarta dan disebut belum optimal menjalankan tugasnya di Papua karena masih menunggu petunjuk teknis operasional serta regulasi pendukung lainnya.

Kritik keras dari tokoh agama Papua ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius Presiden Republik Indonesia serta kementerian terkait, agar Komite Eksekutif Otsus Papua segera turun ke lapangan dan menjalankan mandatnya secara maksimal demi kepentingan masyarakat Papua.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan
Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34
Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia
Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis
Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua
Membangun Kembali Harapan Ekonomi Kampung: Revitalisasi BUMKam Misyani Sebagai Penggerak Potensi Lokal di Kampung Tobati
Pemkab Nduga Kirim Dokter ke Makassar, Siapkan Generasi Spesialis Asli Papua
Herlius Gwijangge Serahkan Bola, Ajak Anak Nduga Berlatih dan Berprestasi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:52 WIT

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:41 WIT

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIT

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:48 WIT

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:49 WIT

Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua

Berita Terbaru