Daerah

Tiba di Kenyam, Pj Bupati Nduga Minta Pertikaian Segera Berdamai

KENYAM-Setelah dilantik pada Tanggal  31 Mei 2024 oleh Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Pj Bupati Nduga Elai Giban, SE, MM tiba di Kenyam pada Selasa 4 Juni 2024.

Pj Bupati Nduga seyogyanya di jadwalkan datang ke Nduga setelah menghadiri kunjungan kerja Wakil Presiden di Wamena tanggal 5 Juni 2024 mendatang. Namun dikarenakan adanya pertikaian masyarakat di Kenyam Ibu Kota Nduga. Pj Bupati bersama unsur Forkopimda berkomitmen secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut.

Setiba di kota Kenyam tanpa penyambutan yang berlebihan, Pj Bupati bersama Forkopimda dan Para Tokoh Kabupaten Nduga langsung mendatangi 2 kelompok yang sedang bertikai.Ia menegaskan kehadirannya adalah sebagai juru penengah yang berposisi netral tidak berpihak kepada kedua kelompok yang bertikai

“Saya datang kesini tidak ada kepentingan apapun, saya hanya ingin kita semua berdamai bersama-sama bisa membangun”Katanya.

Pj Bupati menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan konsolidasi kepada seluruh element baik pemerintah maupun masyarakat terkait persoalan yang terjadi sebelumnya.

Pj. Bupati juga mengingatkan bahwa suku Nduga ini sangatllah sedikit, kehadiran Kabupaten haruslah dapat mengayomi masyarakat bukan malah menjadi penyebab tercerai beraikan tatanan masyarakat yang sejatinya adalah satu keluarga besar

“Bapa mama semua harus ingat, suku kita ini sedikit, jangan saling baku bunuh. Tidak ada orang lain yang mau tolong, kita semua keluarga “Tegasnya

Pj Bupati menegaskan bahwa suka tidak suka, kelompok yang bertikai haruslah segera berdamai. Bahkan Pj Bupati menyatakan tidak akan masuk kantor melakukan pelayanan pemerintahan sebelum permasalahan ini selesai

“Sebelum masalah ini selesai dan belum ada kata sepakat damai, saya tidak akan duduk berkantor. Hati saya tidak akan tenang”Tambahnya

Sebelumnya pertikaian masyarakat Nduga terjadi akibat hasil Pemilihan Legislatif pada bulan Februari lalu. Mengakibatkan jatuhnya 4 korban jiwa dari kedua belah pihak

Setelah melakukan pembicaraan dan negosiasi secara persuasif dengan kedua kelompok, PJ Bupati mengharapkan perdamaian dapat segera dilakukan

“Saya harap 2-3 hari kedepan perdamaian bisa dilaksanakan dan kita bisa bersama – sama membangun Nduga dengan tenang”Tutupnya

(Feb)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…

5 jam ago

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…

5 jam ago

Perempuan Papua Pegunungan Teladani Kartini, Perkuat Silaturahmi Lewat Halalbihalal DWP

Wamena, 15 April 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan mengikuti kegiatan Halalbihalal…

15 jam ago

Tak Ada Penahanan Anggaran, Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Persoalan Berawal dari Kesalahan Penyusunan RKA MRP

WAMENA, 14 April 2026 – Polemik mengenai anggaran operasional Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua…

2 hari ago

Bupati Lanny Jaya Hadiri Sidang PAW DPRK, Tegaskan Komitmen Demokrasi

WAMENA – Suasana penuh khidmat menyelimuti ruang sidang DPRK Lanny Jaya pada Selasa, 14 April…

2 hari ago

Sebanyak 8 Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik

TIOM – Suasana khidmat menyelimuti Gedung DPRK Lanny Jaya di Tiom, Selasa (14/04/2026). Dewan Perwakilan…

2 hari ago