Tetap Laksanakan US, SD Ubrub Butuh Perhatian Pemerintah, Guru ASN Tidak Aktif Mengajar

- Penulis

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM-Ujian Semester (US) tahun ajaran 2023/2024 bagi para siswa Sekolah Dasar (SD) di setiap wilayah memiliki tantangan dan hambatan yang berbeda-beda, terutama di wilayah yang jauh dari perkotaan.

Seperti yang dialami oleh para siswa di Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Ubrub, Kampung Umuaf, Distrik Web, Kabupaten Keerom.

Meskipun dengan kondisi keterbatasan yang ada, para siswa tetap melaksanakan US dengan penuh antusias.

“Siswa kami ada 15 orang yang mengikuti US di SD YPPK Ubrub. Mereka sangat antusias, meskipun dalam pelaksanaan US ada keterbatasan yang kami alami,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SD YPPK Ubrub, Santi Tuu, saat dikonfirmasi, Senin (13/5/2024).

Menurut Santi, berdasarkan hasil pertemuan dengan orang tua siswa, seharusnya US SD YPPK Ubrub digabungkan dengan SD YPPK Yuruf Amgotro, tetapi dengan pertimbangan para guru, maka pelaksanaan US tetap dilaksanakan di SD YPPK Ubrub.

“Dengan persiapan dan kesiapan yang kami lakukan dan dibantu oleh orang tua siswa, sehingga pelaksanaan US bisa kami lakukan di SD YPPK Ubrub. Tentu masih ada keterbatasan, tetapi demi masa depan anak-anak SD Kelas VI, kami harus melaksanakannya,” tutur Alumnus Lulusan Terbaik Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih ini.

Santi sendiri baru menjadi guru kontrak SD YPPK Ubrub pada bulan Februari 2024. Setelah itu, ia ditunjuk oleh Direktur YPPK Kabupaten Keerom berdasarkan rekomendasi Uskup Jayapura sebagai Plt Kepala Sekolah. Hal ini lantaran kepala sekolah sebelumnya yang dilantik pada tahun 2023 tidak aktif.

“Kami dengan keterbatasan yang ada, bersama beberapa guru-guru honorer mempersiapkan soal ujian sekolah dan segala hal. Lalu koordinasi dan komunikasi dengan orang tua siswa kelas VI, sehingga US bisa kami laksanakan,” ujar Santi.

Kata Santi, ada beberapa guru-guru berstatus Aparatur Sipil Negara  (ASN) yang ditempatkan di SD YPPK Ubrub, tetapi tidak aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah selama ini.

“Ada beberapa guru-guru yang berstatus ASN, tetapi tidak aktif mengajar dan melaksanakan tugas, sehingga yang mengajar selama ini justru guru honorer yang ada di SD YPPK Ubrub,” kata alumnus SMA Katolik Villanova Manokwari ini.

Dia berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom bisa memberikan teguran kepada guru-guru berstatus ASN yang ditempatkan di SD YPPK Ubrub, tetapi tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru.

“Selama ini yang aktif mengajar di SD YPPK Ubrub adalah guru-guru honorer YPPK, sekolah dan kampung, sedangkan guru PNS yang ditempatkan di SD YPPK Ubrub justru tidak aktif mengajar di sekolah,” harap Santi yang juga Alumnus Asrama Mahasiswi Katolik Astri Nurjaya ini..

 

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia
Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon
Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene
Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal
Buka IHT SMAN 2 Jayapura, Kadis Dikbud Tekankan Disiplin dan Pembentukan Karakter Siswa
Sat Reskrim Polres Jayawijaya Gencarkan Patroli 3C di Wamena, Enam Motor Diamankan dan Kendaraan Hilang Berhasil Ditemukan
Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIT

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:11 WIT

Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:46 WIT

Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal

Berita Terbaru