Daerah

Tentukan Arah Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045, Pemda Keerom Gelar Konsultasi Publik

KEEROM- Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom melalui Bapelitbangda Keerom mengelar Konsultasi Publik Rencana Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Keerom Tahun 2025-2045 yang dilaksanakan di Aula Bapelitbangda Kabupaten Keerom Pada Rabu (20/3/2024)

Dalam sambutannya Bupati Keerom Piter Gusbager yang diwakili oleh Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih mengatakan sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menjelaskan perencanaan merupakan proses untuk menentukan langkah masa depan dengan arah dan fokus pembangunan sesuai dengan permasalahan dan isu strategis daerah dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya dan potensi daerah.

“Perencanaan pembangunan daerah harus memperhatikan adanya sinkronisasi koordinasi dan integrasi dengan perencanaan pembangunan nasional hal ini dikarenakan capaian tujuan pembangunan daerah harus dapat mendukung pembangunan nasional,”Tegasnya.

Rancangan awal RPJPD pada tahun 2024 dapat dijadikan pedoman pemerintah daerah untuk menyusun RPJMD 2025 sampai 2029 dan pedoman calon kepala daerah dalam menyusun visi-misi dan program dalam mengikuti pilkada serentak pada Tahun 2024 hal ini sesuai dengan amanat undang-undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Pasal 264 ayat 1 yang menjelaskan bahwa RPJPD menjadi pedoman dalam perumusan visi-misi dan program calon kepala daerah.

“Konsultasi publik ini untuk menyaring aspirasi pemangku kepentingan sehingga dapat tersedianya dokumen Ranwal RPJPD yang sesuai dengan peraturan perundangan dan selaras dengan kondisi, tantangan, permasalahan dan isu strategis dalam pembangunan jangka panjang Kabupaten Keerom,”Tegasnya.

Lebih jauh Wabup Wahfir mengatakan adapun tujuannya, menghimpun aspirasi atau harapan pada pemangku kepentingan terhadap visi, misi, arah kebijakan dan prioritas serta sasaran pokok pembangunan daerah untuk 20 tahun yang akan datang.

Terimakasih kepada tenaga ahli dari Universitas Pembangunan Indonesia Manado sebagai pendukung tim penyusun Ranwal RPJPD Kabupaten Keerom 2025-2045 serta narasumber dari Pappeda Provinsi Papua dan juga Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

“Seluruh peserta harus berpartisipasi aktif sehingga nantinya dapat memberikan masukan saran dan tanggapan terkait penyusunan Ranwal RPJPD. Saya mengajak saling bergandeng tangan menyatukan hati dan pikiran pembangunan tanah Keerom,”tegasnya

Sementara itu Kepala Bapelitbangda Keerom, Yohanes Apaseray mengatakan  konsultasi publik penyusunan rancangan awal RPJPD Kabupaten Keerom tahun 2025-2045 yang dilaksanakan merupakan salah satu tahapan dalam penyusunan Ranwal RPJPD yang dimaksud dari forum konsultasi publik adalah untuk menjaring aspirasi dari para pemangku kepentingan sehingga dapat tersedianya dokumen RPJDP yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan selaras dengan kondisi tantangan permasalahan dan isu strategis dalam Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Keerom.

“Adapun tujuan konsultasi publik menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap visi-misi arah kebijakan dan prioritas serta sasaran pokok Pembangunan Daerah untuk 20 tahun yang akan dating,”Pungkasnya.(*)

Pemerintah Kabupaten Keerom mengadakan konsultasi publik untuk menentukan arah pembangunan jangka panjang 2025-2045. Konsultasi ini bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi dan harapan dari para pemangku kepentingan terkait visi-misi, kebijakan, prioritas, serta sasaran pokok pembangunan daerah dalam kurun waktu 20 tahun mendatang.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menerima penghargaan dalam ajang Mandaya Awards pada kategori Pemerintahan Kabupaten Terbaik…

13 jam ago

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

MULIA, 27 Oktober 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara…

17 jam ago

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…

17 jam ago

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pencegahan dan penyelidikan tindak…

18 jam ago

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

WAMENA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya mengimbau siswa-siswi SMKS YAPESLI Wamena untuk…

20 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

NABIRE – Polda Papua Tengah menggelar Operasi Patuh Noken 2026 selama 14 hari, mulai 26…

24 jam ago