SMP 1 Mulia Bantah Adanya Tindak Kekerasan Disekolahnya, Minta Orang Tua Siswa Pastikan Dulu ke Sekolah Sebelum Menguploadnya

- Penulis

Minggu, 14 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA- Pendidikan sejatinya adalah wadah bagi anak untuk belajar dan terbebas dari segala bentuk tekanan, penindasan bahkan kekerasan. Akan tetapi di era kemajuan teknologi informasi saat ini masih ditemui bentuk penindasan yang dilakukan orang dewasa kepada anak kecil dengan berbagai alasannya.

Tak luput dari itu, SMPN 1 Mulia juga terkena dampak dari penindasan orang dewasa yang viral melalui media sosial. Hal itu terjadi saat pelaksanaan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD).

Dimana hal ini merupakan sebuah kegiatan rutin yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun pelajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Namun ternodai dengan aksi kekerasan kepada salah seorang siswa calon peserta didik baru yang seragamnya disobek paksa dan diposting.

Ditemui media, Kepala Sekolah SMPN 1 Mulia Yusuf Kala’ Bunga’ S.Pd langsung menanggapi bahwa Kejadian itu terjadi setelah pelaksanaan MPLS. Setiap tahun dilaksanakan MPLS. Dan dari sekolah sendiri tidak melibatkan siswa/i untuk menjadi panitia MPLS karena semuanya ditangani langsung oleh guru-guru untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Yusuf menambahkan bahwa kejadian penyobekan seragam salah satu siswa yang robek bukan oleh pihak sekolah ataupun dari siswa sekolahnya. “Setiap melaksanakan MPLS tidak pernah ada kekerasan untuk siswa-siswi kami. Namun sesuai dengan foto yang sudah beredar di media sosial itu disebabkan oleh masalah keluarga  dan bukan oleh kami.” jelas Kepsek yang menyebut ada indikasi pencemaran nama baik lewat ITE kepada pihak SMP 1 Mulia oleh oknum. Hal itu dijelaskan setelah menggali lebih dalam dan ada informasi dari keluarga yang bersangkutan.

Dirinya berpesan kepada Orang Tua/wali agar kedepannya jika ada masalah keluarga agar jangan dibawa-bawa ke lingkungan sekolah.

“Setiap masalah yang terjadi diluar sekolah dan tidak ada sangkut pautnya dengan sekolah agar jangan dibawa ke sekolah. Dan setiap masalah yang terjadi di sekolah diharapkan orang tua langsung mengecek terlebih dahulu. jangan langsung menguploadnya ke media sosial karena itu membawa nama baik sekolah.” harap yusuf.

Pihaknya berharap ini sebagai pelajaran bagi semua untuk tidak cepat dinaikkan apalagi disebar ke Media sosial sesuatu yang tidak diketahui pokok persoalannya. “Jangan asal diposting apalagi diteruskan”. Imbuhnya. Dari kasus tersebut pihaknya tidak akan memperpanjang persoalan terkait pencemaran nama baik institusinya dan berharap semua pihak mau koreksi diri.(Nay)

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja di Papua Pegunungan Bahas Tenaga PPPK
Pemda Kepulauan Yapen Sampaikan Empat Usulan Strategis kepada Bappenas, Dorong Keadilan Fiskal dan Percepatan Pembangunan Papua
Sidak Pemkab Puncak Jaya Temukan Banyak Produk Kedaluwarsa, Pedagang Diingatkan Tertib dan Bertanggung Jawab
Buka Rakernis, Wakapolda Papua Tengah Tekankan Penguatan Samapta dan Pamobvit
Polda Papua Tengah Dorong Personel Adaptasi Regulasi Baru KUHP–KUHAP
Seleksi Sekda Papua Pegunungan Tuntas, Tinggal Menunggu Keputusan Presiden
BKPSDM Papua Pegunungan Pastikan Pemberkasan CPNS 2024 Berjalan Digital
25 Jabatan Strategis Segera Dibuka, Seleksi Transparan Dimulai 5 Agustus

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:28 WIT

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja di Papua Pegunungan Bahas Tenaga PPPK

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:50 WIT

Pemda Kepulauan Yapen Sampaikan Empat Usulan Strategis kepada Bappenas, Dorong Keadilan Fiskal dan Percepatan Pembangunan Papua

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:46 WIT

Sidak Pemkab Puncak Jaya Temukan Banyak Produk Kedaluwarsa, Pedagang Diingatkan Tertib dan Bertanggung Jawab

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:32 WIT

Buka Rakernis, Wakapolda Papua Tengah Tekankan Penguatan Samapta dan Pamobvit

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14 WIT

Polda Papua Tengah Dorong Personel Adaptasi Regulasi Baru KUHP–KUHAP

Berita Terbaru