Daerah

Sepakat Dorong Kerangka Hukum Perda Pengakuan Dan Perlindungan Hukum Masyarakat Adat Keerom

KEEROM-Dewan Adat Keerom (DAK) dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Keerom, serta Intsia Papua melaksanakan MoU guna mendorong kerangka hukum daerah Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Keerom pada Rabu (15/11/2023).
.
Ketua LMA Kabupaten Keerom Marinus Isagi mengapresiasi MoU tersebut guna mendorong kerangka hukum Peraturan Daerah Pengakuan dan Perlindungan Adat Kabupaten Keerom.
.
“Ini trobosan jenius mengenai harga diri masyarakat Keerom harus sejajar dengan masyarakat lain bahkan harus diakui dan diberikan perlindungan masyarkaat hukum adat Keerom yang jelas yakni melalui Peraturan Daerah,”Katanya.
.
Dengan adanya Bupati Keerom yang merupakan masyarakat adat asli Keerom nilai sangat peduli terhadap masyarakat adat melalui Perda tersebut.
.
“Tidak ada bupati lain yang peduli soal begini hanya bupati Keerom sehingga kami harap ini sebagai trobosan sehingga derajat masyarakat Keerom terangkat dan adat merupaka mitra pemerintah dan agama dapat berjalan sejajar,”Pungkasnya.
.
Anggota Majelis Rakyat Papua, Reymond Mai mengatakan kurang lebih 20 tahun Kabupaten Keerom ada belum pernah pendataan yang dilakukan untuk masyarakat adat. Oleh sebab itu MRP, LMA dan DAK Keerom yang telah memberikan oprasional dalam melakukan pemetaan dan juga pendorongan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Keerom.
.
“Kami dari MRP pasti akan bekerja sama dengan Pemda Keerom, Dewan Adat Keerom dan LMA guna membantu pemetaan atau konsep dari Perda Pengakuan dan Perlindungan masyarakat hukum adat ini sampai nantinya ditetapkan,”Tegasnya.
.
Ketua DAK, Jacobus Jack mengatakan pihaknya mendorong perda pengakuan dan perlindungan hukum masyarakat adat Keerom dan sudah menjadi program kerjanya.
.
“Dengan adanya MoU initentu harapan kami sebagai lembaga dan juga masyarakat Keerom agar masyarakat adat diakui dan ada perlindungan hak-hak masyarakat adat dari berbagai aspek,”Tegasnya.
.
Pengakuan dan perlindungan hukum masyarakat adat dinilai sangat penting dan dirinya juga mengapresiasi Pemda Keerom yang telah menyambut baik mengenai pendorongan pengakuan dan perlindungan hukum masyarakat adat Keerom.
.
“Pada prinsipnya kami setuju dan senang mengenai Perda pengakuan dan perlindungan masyarakat adat Keerom ini,”Katanya.
.
Sementara itu Direktur Instia Papua Bastian Wamafma mengatakan selama tiga tahun kedepan pihaknya akan bekerja guna melakukan pemetaan dan berkordinasi dengan tujuh suku asli Keerom yang ada di daerah tersebut agar nantinya Rancangan Perda yang di dorong dapat disahkan.
.
Sejauh ini menurutnya sambutan masyarakat sangat luar biasa dalam mendorong Rancangan Perda tersebut agar nantinya dapat disahkan.
.
“Selama tiga tahun ini kita akan bekerja dan berjuang agar nantinya Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat ini dapat disahkan,”Pungkasnya.(*)
Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polres Deiyai Terus Buru DPO MM, Penggerebekan di Kampung Waitakotu Hasilkan Senjata Api Rakitan, Puluhan Amunisi, dan Barang Bukti Lain

DEIYAI – Perburuan terhadap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial MM terus dilakukan Polres Deiyai.…

16 menit ago

Apel Pagi Pemkab Puncak Jaya Jadi Momentum Perkuat Tanggung Jawab Aparatur, Mus Kogoya Ingatkan CPNS, Honorer, dan OPD Jalankan Kewajiban dengan Serius

MULIA, 28 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kembali melaksanakan apel pagi sebagai bagian…

41 menit ago

Dinas Dukcapil Puncak Jaya Gelar Percepatan Administrasi di Wilayah II, Dorong Kesadaran Masyarakat Perbarui Data Kependudukan

ILU, PUNCAK JAYA — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat…

1 jam ago

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional

JAKARTA, 27 September 2026 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara turut ambil bagian…

7 jam ago

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

NDUGA – Polres Nduga terus mendorong pembinaan karakter dan kedisiplinan di kalangan generasi muda. Salah…

1 hari ago

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan

WAMENA, 26 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena kembali mencetak sumber daya…

1 hari ago