Daerah

Sepakat Berdamai, Forkopimda dan Para Tokoh Nyatakan Puncak Jaya Aman dan Kondusif

MULIA-Bertempat di Kediaman Sekda Puncak Jaya Pagaleme dilakukan Rapat pemulihan Kondisi Keamanan di Mulia Kabupaten Puncak Jaya. Hal tersebut setelah tim mediasi melakukan pertemuan dan klarifikasi kronologi di lokasi duka Distrik Muara yang disepakati untuk damai.

Dalam pertemuan Pemerintah Daerah, TNI / Polri, Keluarga Korban Penembakan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Kerukunan Warga Nusantara FSN. Disepakati bahwa kondisi Mulia pada Kamis, 18 Juli secara resmi dinyatakan aman dan kondusif.

Keluarga korban menyampaikan bahwa kejadian di RSUD adalah spontanitas dan bukan terencana, hal ini karena dipengaruhi adat istiadat Lani sebagai bentuk ekspresi jika ada keluarga yang dihormati/dicintai meninggal dunia dengan cara yang tidak wajar.

Forkompimda Puncak Jaya juga menyampaikan turut berduka cita mendalam atas kejadian yang mengakibatkan kerugian material, korban jiwa baik di Masyarakat Asli Puncak Jaya maupun Warga Nusantara di Puncak Jaya.

Sikap Pemerintah Puncak Jaya tidak membeda-bedakan warga OAP maupun Non OAP sama adalah Masyarakat Puncak Jaya. Meski ada aksi pengrusakan karena alasan adat, Hal demikian habis saat itu saja. Jika terjadi aksi pelemparan itu hal biasa dan berlangsung hanya hari itu saja dan tidak berlanjut.

Pemda Puncak Jaya bersama Forkopimda menghimbau Warga Nusantara yang mengamankan diri di Mapolres dan Makodim 1714/PJ dapat kembali ke Rumah atau kios masing-masing dan dapat menjalankan aktivitasnya masing-masing dengan normal.

“Selanjutnya aktivitas pelayanan, perdagangan, Pelayanan Kesehatan di RSUD dan Puskesmas, Aktivitas Pendidikan, Kantor Pemerintah maupun swasta, BUMN, Warung, ojek dan lainnya dapat berjalan seperti biasa. Untuk Aktifitas Usaha sudah bisa buka sesuai jam operasional yang sudah ditentukan sesuai surat edaran bupati dengan batas sampai jam 17:00 WIT,”Ungkap Pj Sekda Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE, MM

Kemudian untuk ojek batas operasional sampai jam 17:00 WIT di dalam kota saja, tidak melewati batas kota yang sudah di tentukan selama 1-2 Bulan kedepannya.

Adapun setelah upaya damai ini, jika masih terdapat aksi kejahatan pelaku kejahatan yang melakukan gangguan dengan melakukan penodongan dianggap sebagai kejahatan dan akan ditindak secara hukum dan dari pihak keluarga korban menyatakan tidak ada kaitan dengan kejadian sebelumnya.

“Meminta seluruh masyarakat tetap waspada dan meminta aparat untuk merutinkan patroli sajam dan kita harap semua pihak dapat menciptakan Puncak Jaya yang aman dan nyaman,”Pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemusnahan Barang Bukti Oleh Polres Jayawijaya Jadi Langkah Preventif Jaga Stabilitas Papua Pegunungan

Wamena, 20 Juli 2026 – Polres Jayawijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban…

14 menit ago

Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Berantas Miras, Ganja, dan Sajam Ilegal

Wamena, 20 Juli 2026 – Komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama aparat penegak hukum dalam…

35 menit ago

74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026

Wamena, 20 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik…

2 jam ago

Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan

Mulia, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan Bupati…

3 jam ago

Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional

Mulia, 20 Juli 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., menegaskan…

3 jam ago

Usai Aksi Pemalangan, Polres Mimika Gerak Cepat Amankan Lima Terduga Pelaku Pembegalan

TIMIKA – Aksi pemalangan dengan membakar ban dilakukan keluarga korban dugaan pembegalan di Jalan Cenderawasih,…

5 jam ago