Sentuhan Kemanusiaan: Ketua TP-PKK Papua Pegunungan Turun Langsung Bantu Warga Korban Banjir

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 19 Mei 2025 – Ketua Tim Posyandu yang juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Yuliana Kobak, S.E., M.M., turun langsung ke Kampung Abusa, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya untuk meninjau kondisi kesehatan warga serta menyerahkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Tim Pembina Posyandu Papua Pegunungan dalam mendukung pemulihan masyarakat pasca bencana, khususnya dalam aspek kesehatan dan ketahanan pangan.

Didampingi Anggota DPRP Papua Pegunungan, Fransina Dabi, serta tim pembina Posyandu dan kader PKK, Yuliana Kobak tiba di Kampung Abusa dengan cuaca cerah dan udara pegunungan yang sejuk, disambut hangat oleh warga setempat. Kehadirannya membawa harapan bagi masyarakat, bahwa kepedulian ini bukan hanya sesaat tetapi akan menjadi awal dari pemulihan yang lebih luas di bidang kesehatan, pangan, dan kesejahteraan.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, tetapi aksi nyata dalam meninjau kondisi kesehatan warga secara langsung serta menyerahkan bantuan berupa beras dan bahan pangan pokok lainnya bagi masyarakat terdampak banjir.

Dalam dialognya dengan warga dan tokoh masyarakat, Yuliana menegaskan bahwa dirinya hadir bukan sebagai pejabat pemerintah, tetapi sebagai perwakilan dari Tim Posyandu dan TP-PKK Papua Pegunungan, yang memiliki kepedulian langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

“Kami datang ke sini dengan ibu-ibu Posyandu untuk melihat kondisi warga dan mendengarkan apa yang mereka rasakan,” ujar Yuliana.

Ia menekankan bahwa meski bukan pengambil kebijakan langsung terkait infrastruktur seperti listrik dan jalan, dirinya siap menyampaikan aspirasi warga kepada Gubernur serta pejabat terkait.

Sebagai istri Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Yuliana mengaku memahami pentingnya menyampaikan kondisi riil masyarakat kepada pengambil keputusan, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran.

“Saya datang ke sini bukan sebagai pemerintah. Tetapi sebagai istri Wagub, saya akan menyampaikan aspirasi bapak dan ibu kepada Gubernur dan Wagub untuk berkolaborasi dengan Bupati Jayawijaya sebagai pemimpin wilayah,” tuturnya.

Dalam suasana yang penuh empati, Yuliana menyampaikan rasa terima kasih kepada para kader Posyandu dan masyarakat yang terus berjuang di tengah kondisi sulit. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Tim Posyandu, TP-PKK Provinsi, dan TP-PKK Kabupaten sangat penting dalam memperkuat layanan kesehatan, terutama dalam penanganan pasca bencana.

“Kami datang bukan dengan tangan kosong. Memang hanya membawa sedikit, seperti beras dan minyak goreng, tetapi yang paling penting adalah kami hadir dan mendengar langsung suara bapak dan mama semua,” katanya sambil menyerahkan bantuan kepada warga.

Di sela-sela kunjungan, Yuliana juga menyempatkan diri mendengarkan langsung keluhan warga di posko pengungsian, termasuk meningkatnya risiko penyakit pasca banjir seperti muntaber.

Tokoh pemuda Kurulu, Yakob Pawika, mengungkapkan pentingnya kehadiran tenaga medis secara rutin di kampung mereka, mengingat pengalaman buruk di masa lalu.

“Beberapa tahun lalu, pasca bencana banjir, ada warga yang meninggal karena tak tertangani. Kami tidak ingin kejadian itu terulang,” ungkap Yakob.

Ia juga menambahkan bahwa selain masalah kesehatan, masyarakat menghadapi kekurangan pangan akibat gagal panen karena lahan pertanian mereka terendam banjir.

Dengan kunjungan ini, diharapkan sinergi antara TIM Pembina Posyandu, TP-PKK, DPRP, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam menghadapi tantangan pemulihan pasca bencana serta peningkatan layanan kesehatan dan ketahanan pangan di Papua Pegunungan.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage
Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru