Daerah

Santri Diharapkan Terlibat Menjaga Kedamaian dan Keamanan Saat Pemilu

KEEROM-Bupati Keerom Piter Gusbager mengharapkan para ulama dan santri yang ada di Kabupaten Keerom untuk ikut menjaga keamanan dan kedamaian di Tahun Politik. Karena menurutnya selama ini para ulama dan santri di Kabupaten Keerom telah ikut mengambil andil dalam menjaga Keerom yang damai.

“Santri telah mengambil peran menjaga nilai luhur persatuan, toleransi dan kerukunan dan santri tidak bisa dipisahkan dengan kehadiran bangsa dan negara ini,”Ungkapnya.

Santri telah terbukti berkontribusi dalam perkembangan bangsa, Provinsi Papua dan Kabupaten Keerom.

Komtribusi santri di Kabupaten Keerom yang aktifnya jumlahnya lebih dari 1000 saat ini mulai dari pesantran, madrasah dan lainnya yang berjumlah 22 wadah santri yang ada di Kabupaten Keerom.

Di tengah persiapan menyongsong pemilu sebagai pesta demokrasi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar keamanan dan kedamaian di Kabupaten Keerom dapat terjaga dengan baik.

Bupati anak Asli Keerom ini menambahkan pesan kebaikan dan kedamaian yang harus disampaikan oleh para guru, ulama, dan santri kepada masyarakat

Para santri yang memiliki hak pilih diharapkan untuk dapat menjadi pemilih yang cerdas dan santun. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pemilihan berlangsung dengan baik dan sesuai dengan amanah dari santri itu sendiri.

Selain itu, para santri juga perlu memahami pentingnya menjalankan amanah tersebut dengan baik. Dengan melakukan pemilihan yang tepat, maka Keerom dapat menjadi wilayah yang aman dan damai.

Para guru dan ulama juga perlu memberikan pesan-pesan kebaikan dan kedamaian kepada masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui pengajaran dan ceramah yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan pentingnya menjaga kedamaian di lingkungan sekitar.

Selain itu, penting juga untuk menghindari berbagai bentuk provokasi dan tindakan yang dapat merusak keamanan dan kedamaian di Keerom. Oleh karena itu, para guru, ulama, dan santri perlu mengajarkan dan mengamalkan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai antar sesama.

Dalam hal ini, peran media juga sangat penting untuk membantu menyebarluaskan pesan-pesan kebaikan dan kedamaian kepada masyarakat. Media dapat menjadi sarana untuk memberikan informasi yang akurat dan membantu masyarakat dalam memahami pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Keerom.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan Kabupaten Keerom dapat menjadi wilayah yang aman dan damai, sehingga pesta demokrasi dapat berlangsung dengan suka cita dan tanpa gangguan.(gin)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional

JAKARTA, 27 September 2026 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara turut ambil bagian…

5 jam ago

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

NDUGA – Polres Nduga terus mendorong pembinaan karakter dan kedisiplinan di kalangan generasi muda. Salah…

1 hari ago

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan

WAMENA, 26 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena kembali mencetak sumber daya…

1 hari ago

Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi

WAMENA – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya kembali menggelar razia dan hunting terhadap lokasi yang…

2 hari ago

Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional

JAKARTA, 26 September 2026 — Membawa semangat memperkenalkan kekayaan budaya dan karya perajin dari tanah…

2 hari ago

Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta

JAKARTA, 26 September 2026 — Membawa kekayaan budaya dari tanah Pegunungan Papua ke panggung nasional,…

2 hari ago