Wamena, 19 Februari 2026 — Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, meresmikan Rumah Pastori GKI Lachai Roi Hom-hom di Wamena. Peresmian diawali dengan ibadah pentahbisan pada Rabu (18/2) yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MRP Papua Pegunungan, perwakilan Bupati Jayawijaya, Sinode GKI Wilayah 10, Ketua PKK Kabupaten Jayawijaya, unsur Forkopimda, para pendeta GKI Baliem Yalimo, serta seluruh jemaat.
Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada jajaran gereja atas dukungan doa yang terus diberikan bagi pemerintah dan masyarakat Papua Pegunungan.
“Saya ada di sini berkat dukungan doa dari keluarga besar GKI, termasuk GKI Lachai Roi Hom-hom. Dukungan rohani itu menjadi kekuatan bagi saya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Gubernur,” ujarnya.
Ia juga mengenang momen saat debat kandidat yang digelar di Aula Aithousa GKI Betlehem Wamena. Saat itu, Pendeta Vera bersama jemaat menggelar bazar bakar batu yang dijual untuk penggalangan dan penyelesaian pembangunan rumah pastori tersebut.
“Waktu debat kandidat di Aula Aithousa GKI Betlehem Wamena, Pendeta Vera dan jemaat membuat bazar bakar batu untuk dijual sebagai bagian dari pencarian dana pembangunan pastori ini. Saya juga sempat makan di sana sebagai bentuk dukungan saya terhadap panitia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Gereja Kristen Injili di Tanah Papua atas peran besarnya dalam pelayanan penginjilan, pendidikan, dan kesehatan, khususnya di wilayah pegunungan.
“Terima kasih kepada gereja GKI di Tanah Papua yang telah membawa Injil dan membangun pendidikan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat kami. Pengabdian bapak dan ibu sangat berarti dalam mengangkat harkat dan martabat orang Papua,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung pesan rohani yang menguatkannya selama proses politik berlangsung. Ia menyebut doa-doa para hamba Tuhan, termasuk pesan tentang orang Samaria dan jeritan hati umat, menjadi pengingat agar kepemimpinannya selalu berpihak kepada masyarakat kecil dan mereka yang membutuhkan perhatian.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelayanan gereja, Gubernur membantu penyelesaian sisa utang pembangunan Rumah Pastori sebesar Rp 400 juta. Ia berharap keberadaan rumah pastori ini dapat menunjang pelayanan dan menjadi berkat bagi jemaat serta masyarakat sekitar.
Peresmian ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah dan gereja dalam mendukung pembangunan rohani dan sosial masyarakat Papua Pegunungan. Acara diakhiri dengan doa dan ucapan syukur bersama seluruh jemaat yang hadir.
Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…
Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…
Wamena, 15 April 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan mengikuti kegiatan Halalbihalal…
WAMENA, 14 April 2026 – Polemik mengenai anggaran operasional Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua…
WAMENA – Suasana penuh khidmat menyelimuti ruang sidang DPRK Lanny Jaya pada Selasa, 14 April…
TIOM – Suasana khidmat menyelimuti Gedung DPRK Lanny Jaya di Tiom, Selasa (14/04/2026). Dewan Perwakilan…