Rambut Panjang dan Tanpa Identitas, Personel Polres Jayawijaya Dihukum Push Up dan Cukur di Tempat

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 26 Januari 2026 – Polres Jayawijaya melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel, Senin (26/1/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di lapangan apel Mapolres Jayawijaya mulai pukul 08.15 WIT hingga selesai.

Apel pagi dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, dengan dihadiri 21 pejabat utama (PJU) dan 268 personel Bintara. Usai apel, pemeriksaan Gaktibplin dilakukan oleh P.s. Kasie Propam Aiptu Frans Risamasu bersama tim Propam yang terdiri dari delapan personel, serta didukung Kabag Ren AKP Yanuarius Warayaan dan P.s. Kanit Paminal Aipda Bhakti Kusuma Atmaja.

P.s. Kasie Propam Aiptu Frans Risamasu mengatakan bahwa fokus pemeriksaan meliputi sikap tampang (penampilan fisik, kerapian rambut, dan atribut), serta kelengkapan data diri pribadi (identitas dan dokumen resmi).

“Sebelum pemeriksaan ini, kami juga sudah memberikan arahan, agar personel menjaga disiplin dan melengkapi identitas masing-masing,” ungkap Aiptu Risamasu.

Dari pemeriksaan, ditemukan ada 17 personel tidak menjaga sikap tampang, serta 11 personel tidak dapat menunjukkan kelengkapan data diri.

“Sebagai bentuk penegakan disiplin, kami Propam memberikan sanksi langsung di tempat, yaitu personel tanpa identitas dikenai push up sebanyak 50 kali. Sedangkan personel dengan rambut panjang dan berjenggot digunting botak di lokasi,” tegasnya.

Selain itu, Kasie Propam juga memberikan teguran, serta mengarahkan agar seluruh personel segera melengkapi identitas pribadi dan menjaga kerapian penampilan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan lancar. Aiptu Frans Risamasu menegaskan bahwa pemeriksaan rutin ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan, serta profesionalisme anggota Polres Jayawijaya dalam menjalankan tugas.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polres Jayawijaya

Berita Terkait

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas
Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir
Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa
Itwasum Polri Gelar Audit Kinerja di Polda Papua Tengah, Dorong Tata Kelola Transparan
Kebakaran Hebat di Paniai Timur: 40 Rumah Ludes, 11 Warga Tewas, Polisi Kerahkan Water Canon dan Selidiki Penyebab
BAZNAS Papua Hadirkan Pengobatan dan Pijat Gratis untuk Korban Kebakaran Dok V

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:12 WIT

Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Khusus Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Senin, 7 September 2026 - 15:32 WIT

Wisuda Perdana Politeknik Agraria STPN, Menteri ATR/BPN Dorong SDM Profesional dan Berintegritas

Senin, 7 September 2026 - 15:16 WIT

Kuliah Umum STPN Sleman, Nusron dan Rocky Gerung Dorong Kebebasan Berpikir

Senin, 7 September 2026 - 14:50 WIT

Bimtek Pustakawan 2026: Perpustakaan Harus Inklusif dan Mudah Diakses

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Studi Akhir Rp20 Miliar untuk 1.674 Mahasiswa

Berita Terbaru