Puncak Jaya Tutup Sosialisasi Juknis Stunting, Tegaskan Komitmen Lintas Sektor

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, 7 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menutup rangkaian Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting dan Bimbingan Teknis Monitoring Bangda Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Juli 2026, di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Puncak Jaya, Mulia.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting, sekaligus meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan perencanaan pembangunan yang terintegrasi serta berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Puncak Jaya.

Dalam laporannya, Kepala Bapperida Kabupaten Puncak Jaya, Temin Enumbi, S.IP., menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah distrik, pemerintah kampung, serta seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, selama dua hari pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi teknis mengenai pelaksanaan konvergensi percepatan penurunan stunting, strategi monitoring pembangunan daerah, serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung target nasional penurunan stunting.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para narasumber, seluruh OPD, kepala puskesmas, kepala distrik, dan seluruh peserta yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.

Besar harapan kami, seluruh materi yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan program di lapangan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Puncak Jaya,” ujar Temin Enumbi.

Sementara itu, sambutan Bupati Puncak Jaya dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yahya Wonorenggo, S.IP., M.Sos., yang sekaligus menutup kegiatan secara resmi.

Dalam amanat Bupati disampaikan bahwa stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang membutuhkan komitmen, kerja sama, dan kolaborasi seluruh perangkat daerah.

Oleh karena itu, seluruh peserta diminta untuk menjadikan hasil bimbingan teknis sebagai pedoman dalam melaksanakan program dan kegiatan di masing-masing instansi.

“Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan langkah-langkah nyata dalam percepatan penurunan stunting.

Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan harus diterapkan melalui program yang terukur, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menciptakan generasi Puncak Jaya yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Sofia Gobay, S.Gz., M.Kes., yang telah memberikan pendampingan, arahan, serta berbagi pengalaman selama pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Puncak Jaya.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang terus bersinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.

Usai penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi lanjutan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Sofia Gobay, S.Gz., M.Kes., mengenai strategi implementasi percepatan penurunan stunting di daerah.

Selanjutnya, peserta mengikuti Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perangkat Daerah Sumber Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2027 yang dipimpin dan didampingi langsung oleh narasumber. Pembahasan tersebut bertujuan menyelaraskan perencanaan program dan penganggaran agar lebih efektif, tepat sasaran, akuntabel, serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Puncak Jaya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting, sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat Puncak Jaya yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage
Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru