Hukum & Kriminal

Potensi Teror KKB di 2026, Papua Pegunungan Jadi Perhatian Utama

JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih menjadi ancaman serius yang dapat menimbulkan rasa takut bagi masyarakat di wilayah Papua pada tahun 2026.

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, mengatakan potensi gangguan KKB masih menjadi perhatian utama, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

”Memasuki tahun 2026, Polda Papua memetakan sejumlah tantangan strategis di bidang keamanan yang menuntut kesiapsiagaan tinggi serta langkah antisipatif yang terukur dan berkelanjutan,” kata Patrige dalam rilis akhir tahun, Rabu 31 Desember 2025.

Selain KKB, aktivitas Kelompok Kriminal Politik (KKP), seperti KNPB dan ULMWP juga diperkirakan tetap muncul di beberapa wilayah tertentu dan berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan.

104 Aksi Penembakan Sepanjang 2025

Detik-detik evakuasi jenazah pendulang emas korban pembantaian KKB di tengah sungai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Polda Papua mencatat 104 aksi KKB di wilayah hukum Polda Papua yang menimbulkan dampak serius terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat.

Aksi KKB mengakibatkan 94 orang meninggal dunia dan 120 orang luka-luka. Dari total korban meninggal, 9 orang anggota TNI, 6 orang anggota Polri dan 64 warga sipil.

Adapun korban luka sendiri meliputi 29 TNI, 18 Polri dan 68 warga sipil. Sementara korban dari KKB mencapai 20 orang, 15 diantaranya meninggal dunia.

Dalam menghadapi situasi ini, Polda Papua menekankan pendekatan kesejahteraan dan humanis sebagai strategi utama penanganan KKB.

Tiga Daerah Rawan Gangguan KKB

Jenazah pendulang emas korban pembantaian KKB dimakamkan berjajar di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Faizal Ramadhani yang juga Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, menambahkan bahwa Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan masih menjadi wilayah terawan gangguan KKB.

Sementara wilayah rawan kedua dan ketiga yakni Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Berdasarkan data terakhir per 25 Desember 2025, korban teror KKB di wilayah Kabupaten Yahukimo mencapai 35 orang. Menurut Faizal, jumlah tersebut sangat signifikan.

Faizal pun bahkan menyebut masih adanya aksi penembakan pada momen Natal. Mirisnya lagi, pihaknya menemukan adanya tindakan perekrutan 100 pemuda Yahukimo oleh KKB. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Hari Kartini di Papua Pegunungan: Anak-Anak PAUD Warnai Jalan Santai dengan Semangat Kebersamaan

WAMENA, 21 April 2026 – Suasana penuh warna dan keceriaan tampak mewarnai peringatan Hari Kartini…

4 jam ago

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya

Puncak Jaya, Papua – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu…

11 jam ago

Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah

TIOM – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, ST., membuka secara resmi kegiatan Forum…

13 jam ago

Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan

NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pengembangan…

18 jam ago

Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem

WAMENA, 20 April 2026 – Lautan manusia memadati Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/4),…

1 hari ago

Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil…

1 hari ago