JAYAPURA,- Tim Resmob Numbay mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHP. Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kepolisian dalam menekan angka kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Jayapura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Frederickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Laurensius M. Wayne, S.T.K., S.I.K ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (23/06) pagi membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan, pengungkapan kasus dilakukan pada Minggu, 21 Februari 2026, oleh Tim Resmob Numbay. Tindakan Kepolisian ini berlandaskan Laporan Polisi yang masuk di Polresta Jayapura Kota.
“Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026 sekitar pukul 02.00 WIT di Jalan Enggros belakang Toko Walet, Kelurahan Way Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Berdasarkan laporan korban, sepeda motor yang sebelumnya dipinjamkan kepada saksi untuk aktivitas sehari-hari diketahui hilang saat saksi terbangun dari istirahat di tempat kos dan mendapati kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir,” ungkap Kasat Reskrim.
Lanjut Kasat Reskrim, dalam rangka merespons maraknya kasus curanmor di Kota Jayapura, Tim Resmob Numbay melaksanakan patroli intensif. Saat melintas di Jalan Pasar Youtefa, Kelurahan Asano, Distrik Abepura, tepatnya di depan Hotel Unity, tim mendapati tiga orang berboncengan dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, para terduga tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan. Tim kemudian mengamankan terduga pelaku beserta kendaraan ke Mapolresta Jayapura Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan, salah satu terduga pelaku berinisial DH (17) mengakui perbuatannya melakukan pencurian sepeda motor beberapa hari sebelumnya. Tim Resmob Numbay selanjutnya mengamankan barang bukti sepeda motor jenis Yamaha X-Ride warna biru hitam di wilayah Holtekamp. Korban telah dihubungi untuk membuat laporan resmi guna kepentingan proses hukum. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kasat Reskrim.
Kasat Reskrim AKP Laurensius M. Wayne juga menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat. “Pengungkapan ini merupakan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Jayapura. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Kepada masyarakat, kami imbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman ganda, menggunakan GPS di kendaraan, serta segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana,” tegas AKP Wayne.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha X-Ride warna biru hitam dengan nomor polisi PA 5342 JB beserta identitas rangka dan mesin. Kepolisian akan melakukan pengembangan terhadap keterangan pelaku guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana serupa serta menelusuri barang bukti lainnya.(*)
Paniai — Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menurunkan tim yang di pimpin Dirreskrimum…
Sleman - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 568…
Sleman - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya…
WAMENA, 7 September 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendorong perpustakaan di daerah itu bertransformasi…
WAMENA, 7 September 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus dan…
Nabire — Polda Papua Tengah menerima kunjungan tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri untuk pelaksanaan…