Wamena — Polres Jayawijaya mengerahkan 312 personel untuk mengamankan pelaksanaan Karnaval Budaya Wamena yang berlangsung di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (10/8/2026).
Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP Edy Tohir Sabara, mengatakan personel yang diterjunkan terdiri dari anggota Polres Jayawijaya serta 85 personel Brimob.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari titik awal atau start hingga lokasi finish. Petugas ditempatkan di sejumlah persimpangan yang menjadi bagian dari rute karnaval untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Dari titik start, kemudian di masing-masing simpang jalan kami siapkan titik pengamanan. Selain pengamanan rute, kami juga menempatkan tim Brimob di setiap titik,” ujar Edy.
Menurutnya, setiap titik pengamanan diperkuat sekitar enam personel Brimob hingga rangkaian kegiatan berakhir di lokasi finish.
Edy menyampaikan, pelaksanaan Karnaval Budaya Wamena berlangsung aman dan terkendali. Ia menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama masyarakat, peserta karnaval, pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, puji Tuhan selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Ini berkat kerja sama dari masyarakat. Sebanyak apa pun personel yang diturunkan untuk mengamankan sebuah kegiatan, kalau tidak ada kerja sama masyarakat, situasi seperti ini tidak akan bisa terjadi,” katanya.
Pengamanan kali ini, lanjut Edy, dilakukan secara maksimal mengingat sebelumnya terjadi insiden penembakan dalam rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Walesi.
Selain pengamanan terbuka, Polres Jayawijaya juga menurunkan tim pengamanan tertutup untuk melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung.
“Kami melaksanakan pengamanan ekstra, artinya pengamanan maksimal. Kami juga menerjunkan tim-tim tertutup untuk melakukan pemantauan,” jelasnya.
Dalam pengamanan tersebut, Polres Jayawijaya juga mendapat dukungan dari jajaran TNI. Personel TNI ditempatkan di sejumlah titik pengamanan serta kawasan luar atau ring luar kegiatan.
Menurut Edy, penempatan personel di ring luar bertujuan memantau arus keluar-masuk masyarakat sekaligus mengantisipasi adanya orang maupun barang yang mencurigakan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1702/Jayawijaya, serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan selama pelaksanaan Karnaval Budaya Wamena.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, peserta kegiatan, pelaku UMKM, dan masyarakat, seluruh rangkaian Karnaval Budaya Wamena dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Penulis : Gin
Editor : Buendi
Sumber Berita: Polres Jayawijaya















