Polres Intan Jaya Selidiki Kasus Pencurian dan Pengerusakan di Kantor Bupati, Empat Kali Terjadi Sepanjang Tahun 2026

- Penulis

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAN JAYA – Polres Intan Jaya terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dan pengerusakan yang terjadi di lingkungan Kantor Bupati Kabupaten Intan Jaya, Rabu (28/10/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian dalam menindaklanjuti setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori melalui Kasat Reskrim Polres Intan Jaya Ipda Andi Awaludin Arham Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran Satreskrim telah mengambil langkah awal guna mengungkap kasus pencurian dan pengerusakan tersebut.

“Benar, telah terjadi pencurian dan pengerusakan di lingkungan Kantor Bupati Intan Jaya. Kami sudah melakukan penyelidikan dan saat ini masih mendalami kejadian tersebut,” ungkap Andi Awaludin, Sabtu (31/10/2026).

Ia menjelaskan, setelah memperoleh informasi terkait kejadian itu, penyidik Satreskrim Polres Intan Jaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memperoleh petunjuk yang dapat membantu proses pengungkapan kasus.

“Penyidik sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Saat ini kami juga sedang melakukan pendataan terhadap barang-barang yang dilaporkan hilang serta harta benda yang dibakar maupun dirusak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kasat mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian pencurian di lingkungan Kantor Bupati Intan Jaya telah berlangsung sebanyak empat kali sepanjang tahun 2026.

Kejadian pertama tercatat pada 3 Maret 2026, kemudian 25 Juli 2026, 19 Oktober 2026, dan terakhir pada 28 Oktober 2026.

“Dari informasi yang kami terima, sudah empat kali terjadi pencurian di lingkungan Kantor Bupati Intan Jaya. Namun, hingga saat ini belum ada laporan polisi secara resmi yang disampaikan kepada Polres Intan Jaya,” katanya.

Meski belum menerima laporan resmi, pihaknya menegaskan bahwa kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Kami memahami adanya harapan masyarakat agar kepolisian menindak tegas pelaku pencurian dan pengerusakan. Untuk itu, kami tetap bekerja melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Andi.

Ia juga mengakui bahwa dalam proses penyelidikan terdapat sejumlah kendala, di antaranya masih minimnya saksi yang mengetahui secara langsung kejadian tersebut. Selain itu, kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi diketahui dalam kondisi rusak sehingga belum dapat memberikan rekaman yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku.

“Sejauh ini kami belum bisa memastikan siapa pelakunya karena minimnya saksi dan kondisi CCTV di lokasi yang rusak. Namun, kami tidak akan berhenti dan akan terus berupaya mengumpulkan bukti serta informasi untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasat mengimbau masyarakat maupun seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya agar turut membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui atau melihat hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Kami mengajak masyarakat dan pegawai Pemda Intan Jaya untuk tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam membantu proses pengungkapan kasus ini,” imbaunya.

Ia menegaskan, Polres Intan Jaya berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta menindaklanjuti setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah Kabupaten Intan Jaya sesuai prosedur hukum.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya agar tetap aman dan kondusif. Setiap tindak pidana yang terjadi akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindakan yang melanggar hukum,” tegas Kasat Andi Awaludin.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Anggota DPRK Sarmi dan Dewan Pemuda Adat Apawer Desak Pemda Hadir dengan Bukti Nyata, Aspirasi Masyarakat Jangan Hanya Jadi Arsip Reses
DPR Papua Pegunungan Minta Anggaran Perubahan APBD Rp 465 Miliar Direalisasikan Tepat Sasaran dalam 1 Bulan
Puncak Jaya Raih Juara II Kategori Kopi Terbaik pada Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Nabire
Momentum Sumpah Pemuda ke-98, Barisan Merah Putih Papua Tengah Tegaskan Komitmen Menanamkan Patriotisme dan Cinta Tanah Air di Kalangan Pemuda
Donatus Sembor Ingatkan Bahaya Lunturkan Nilai Sejarah di Era Digital, Pemuda Papua Tengah Diajak Menjadi Generasi Nasionalis dan Berkarakter
Peringati HKGB ke-74, Bhayangkari Daerah Papua Tengah Salurkan Beasiswa untuk 32 Anak Berprestasi di Nabire
Bangun Keamanan dari Hati Masyarakat, Kapolres Puncak Hadir Menyapa Warga dan Dengarkan Aspirasi Secara Langsung
Jumat Keliling di Masjid Al Ikhlas Ilaga, Kapolres Puncak Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Bersama Menjaga Kedamaian

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:38 WIT

Anggota DPRK Sarmi dan Dewan Pemuda Adat Apawer Desak Pemda Hadir dengan Bukti Nyata, Aspirasi Masyarakat Jangan Hanya Jadi Arsip Reses

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:12 WIT

DPR Papua Pegunungan Minta Anggaran Perubahan APBD Rp 465 Miliar Direalisasikan Tepat Sasaran dalam 1 Bulan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:53 WIT

Puncak Jaya Raih Juara II Kategori Kopi Terbaik pada Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Nabire

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIT

Momentum Sumpah Pemuda ke-98, Barisan Merah Putih Papua Tengah Tegaskan Komitmen Menanamkan Patriotisme dan Cinta Tanah Air di Kalangan Pemuda

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIT

Donatus Sembor Ingatkan Bahaya Lunturkan Nilai Sejarah di Era Digital, Pemuda Papua Tengah Diajak Menjadi Generasi Nasionalis dan Berkarakter

Berita Terbaru