Pj Gubernur Ribka Haluk Berharap BI Papua dan Bulog Nabire Terus Berperan Dalam Menurunkan Angka Inflasi di Papua Tengah

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengapresiasi langkah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua (KPw Bi Papua) dan Bulog Nabire yang terlibat dalam menurunkan angka inflasi di Provinsi Papua Tengah.

“Kami berterima kasih atas sinergi yang dibangun KPw BI Papua dan Bulog dengan Pemda Papua Tengah, guna menekan angka inflasi,” ungkap Pj Guberjur Ribka Haluk, Senin (15/7/2024).

Ia menerangkan belum lama ini KPw BI Papua dan Bulog dan Sekda Nabire melakukan audensi di ruang kerjanya. Koordinasi dan sinergi ini dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap tingkat inflasi di Papua Tengah yang tercatat mencapai 4,39% (yoy, per Juni 2024). Selain itu, inflasi pada kota IHK Nabire tercatat hingga 6,21% (yoy), di atas tingkat inflasi nasional sebesar 2,51% (yoy, per Juni 2024).

“Banyak hal yang kami diskusikan, mulai dari permintaan agar kuota tol laut ditambahkan. Selain itu KPw BI Papua juga akan membantu kita mencari daerah penyuplai Cabai, Bawang Merah, Bawang Putih dan Tomat dari daerah lain,” jelasnya.

Ribka Haluk menerangkan kondisi kebutuhan bahan pokok di Papua Tengah, khususnya di Nabire dan Mimika terus meningkat pasca pemekaran. Hal ini mengakibatkan permintaan barang meningkat dan setok terbatas.

“Kami juga telah menyampaikan kepada Bulog Nabire agar menjaga setok beras. Apalagi ini sudah memasuki tahun politik, yang biasanya akan banyak diselenggarakan kegiatan-kegiatan seremonial melibatkan banyak pihak,” pungkasnya.

Ribka Haluk menambahkan selain itu juga pihaknya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Papua Tengah terus memantau pergerakan harga dan setok barang di pasar dan bersinergi dengan penyuplai barang dan para pedagang serta semua pihak agar inflasi dapat ditekan bersama.

“Kita akan berkeja keras untuk menurunkan angka inflasi di Papua Tengah. Kami juga bersyukur banyak pihak ikut terlibat dalam menekan laju inflasi,” lugasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menyampaikan sinergi pengendalian inflasi di Papteng sebelumnya sudah dilakukan pada 18-19 April 2024 di Kabupaten Mimika. Lalu, rapat Koordinasi TPID Papua Tengah pada 7 Juni 2024 di Nabire.

“Upaya sinergi kali ini dilakukan dengan user experience penggunaan QRIS melalui kegiatan Bulog SIAGA (akSI Amankan harGA) pada 10-12 Juli 2024 di Pantai MAF. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung stabilisasi harga dan tercatat 149 transaksi dilakukan menggunakan QRIS, serta berhasil menyalurkan 1,2 ton beras SPHP, 237 liter minyak goreng, 401 kg gula pasir, dan 67 kg tepung terigu kepada masyarakat,” ungkap Faturachman dalam realis yang dikeluarkan KPw BI Papua, Senin (15/7/2024).

Faturacham mengatakan pasca pemekaran DOB Papua, peningkatan populasi serta aktivitas ekonomi di Papua Tengah memicu lonjakan kebutuhan pasokan pangan sehingga mendorong laju inflasi. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut KPw BI Papua melakukan diskusi penjajakan Kerjasama Antar Daerah (KAD) bersama distributor komoditas pangan di Nabire.

“Selain itu, diperoleh juga informasi terkait kendala daerah yang dihadapi para distributor, yaitu efisiensi biaya kirim angkutan laut dan pembatasan kuota dan aspek administrasi dalam rangka optimalisasi penggunaan tol laut,” tuturnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Jojo

Berita Terkait

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Papua Naik Kelas Lewat Transformasi Digital
Pulang Membawa Kebanggaan, Dua Paskibraka Nasional Papua Pegunungan Disambut di Wamena
Kodim 1706/Nduga Pantau Kelangkaan Bapokting dan BBM di Kenyam
UMKM Papua Tembus Pasar Global Lewat Karya Kreatif Indonesia
Polres Jayawijaya Bergerak Cepat Kendalikan Kerusuhan Bhayangkara Atas
Kapolda Jermias Rontini: Personel Siaga Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan
Gerakan Pangan Murah, Warga Puncak Jaya Antusias Borong Sembako
Kasat Reskrim: Pelaku Pembakaran Hutan Terancam 10 Tahun Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:16 WIT

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Papua Naik Kelas Lewat Transformasi Digital

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:02 WIT

Pulang Membawa Kebanggaan, Dua Paskibraka Nasional Papua Pegunungan Disambut di Wamena

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:43 WIT

Kodim 1706/Nduga Pantau Kelangkaan Bapokting dan BBM di Kenyam

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:13 WIT

UMKM Papua Tembus Pasar Global Lewat Karya Kreatif Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:49 WIT

Polres Jayawijaya Bergerak Cepat Kendalikan Kerusuhan Bhayangkara Atas

Berita Terbaru

onwin   onwin   onwin   betgaranti   betgaranti   casibom   casibom   betgaranti   betebet   betebet   onwin   onwin   betgaranti   betgaranti   mrking   mrking   mrking   betebet   betebet   superbet   superbet   superbet   superbet   mrking   mrking   casibom   casinoper   bahisnow   casibom   betgaranti   betgaranti   slotbar   slotbar   onwin   onwin   rexbet   rexbet   casibom