WAMENA, 17 Februari 2025 – Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Papua Pegunungan menggelar aksi damai menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
Aksi ini berlangsung di kantor gubernur Papua Pegunungan dan diterima langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix V. Wanggai, serta Penjabat Bupati Jayawijaya, Thony M Mayor, dan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya.
Para pelajar menyampaikan aspirasinya dengan lantang, menegaskan bahwa mereka menolak dengan tegas program makanan bergizi gratis. Mereka berpendapat bahwa kebutuhan utama mereka saat ini adalah pendidikan gratis dan berkualitas.
Menurut para pelajar, program MBG bukan prioritas utama dan lebih baik jika pemerintah fokus pada peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil seperti Papua Pegunungan.
“Kami ingin sekolah gratis dan berkualitas, bujan makanan geratis”Ungkap salah satu siswa dalam tulisan yang dibawanya.
Aksi damai ini menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat, terutama para pelajar, untuk mencapai solusi yang adil dan bijaksana. Diharapkan dengan adanya respon positif dari pemerintah, kebutuhan pendidikan di Papua Pegunungan dapat segera terpenuhi sehingga dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda.
NABIRE — Raut haru tak bisa disembunyikan dari wajah Ibu Sari warga Kabupaten Nabire saat…
Nabire –Lonjakan kejahatan jalanan di Papua Tengah menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Sepanjang Januari hingga…
Nabire – Dalam momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol.…
Jayapura – Kehadiran Polri melalui Operasi Cinta Damai Noken 2026 kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh…
Jayapura– Polda Papua melalui Polres Biak Numfor bergerak cepat menangani peristiwa ledakan yang diduga berasal…
Sugapa – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial EK (18) yang…