JAKARTA-Pj Bupati Nduga Elai Giban SE. MM bertemu dengan Dirjen Sarpras Bapenas Ervan Maksum, ST, M.Sc di Jakarta pada Kamis (20/6/2024). Pada pertemuan tersebut Pj Bupati Nduga menyampaikan beberapa hal antara lain pentingnya pembukaan jalan menuju Kabupaten Nduga dan juga Pembangunan jalan antar distrik yang ada di Kabupaten Nduga.
“Selain persoalan pembukaan akses jalan kita juga melaporkan pentingnya infrastruktur air bersih yang bersumber dari air baku,”Tegasnya Elai Giban
Elai Giban juga menyampaikan bahwa saat ini fasilitas rumah sakit sangat lengkap namun diperlukan pengadaan rumah bagi tengaka Kesehatan.
“Kami juga menyampaikan bahwa kondisi keamanan ibu kota Kabupeten Nduga tergolong masih aman, isu mengenai penyanderaan dan masalah lainnya terjadi jauh dari ibukota sehingga pelayanan dan Pembangunan tetap berjalan dengan biak,”Tambahnya.
Juga ada persoalan perumahan untuk pengungsi akibat penyanderaan di distrik-distrik pinggiran. Untuk itu muncul kebutuhan jalan lingkungan dan perumahan bagi warga.
“Lahan di kabupaten Nduga sudah berstatus milik Pemda, namun proses legalitas masih belum berjalan dan juga kita sampaikan tadi mengeani kondisi pendidikan yang masih kurang di Nduga, maka akan dicanangkan program gasing dan Nduga Pandai berhitung,”Tutupnya.
Menanggapi hal tersebut Dirjen Sarpras Bapenas Ervan Maksum, ST, M.Sc mengatakan terkait persoalan air maka dimasukkan kedalam Kementerian ESDM. Terkait pengaspalan jalan masuk ke trans Papua, namun diberhentikan terkait isu keamanan yang memakan korban beberapa tahun silam sehingga harus dicarikan Solusi bersama sehingga jalan penghubung tersebut dapat dilanjutkan pembangunannya.
“Program persawahan di Nduga perlu diubah menjadi food estate untuk dapat diprogramkan secara jangka panjang. Sedangkan perumahan pengungsi merupakan masalah yang spesifik sehingga perlu diprogramkan,”Tegasnya.
Sedangkan untuk perumahan tenaga kesehatan lebih baik lagi jika dialihkan ke direktorat yang mengurus mengenai Rumah Sakit.
Terkait masalah keamanan dan sentuhan pemerintah kepada masyarakat, disarankan agar Pemda Nduga dapat memberikan undangan resmi kepada Presiden terpilih yang memiliki history dengan salah satu distrik di Nduga sehingga nantinya Pembangunan di Nduga dapat diperhatikan dengan baik.
“Kami rasa perumahan pengungsi menjadi masalah mendesak untuk dibangun. Dan Ruas jalan batas batu-kenyam, perlu koordinasi dengan isu keamanan karena merupakan hal mendesak untuk dikerjakan. Pengerjaan lanjutannya dapat dilakukan oleh perusahaan lokal yang telah dipercayai masyarakat. Dapat menggunakan e-catalog untuk jalan daerah agar tidak mendapat penanggung jawab dari proses lelang,”Pungkasnya.
NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…
WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…
Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…
WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…
Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…
Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…