Daerah

Permohonan Maaf SD Inpres Poga atas Kesalahpahaman Isu Scabies

Lanny Jaya, 17 Maret 2026 – Pihak SD Inpres Poga, Kabupaten Lanny Jaya, menyampaikan klarifikasi terkait isu penyakit scabies yang sempat beredar di media sosial dan disebut sebagai wabah atau Kejadian Luar Biasa (KLB).

Kepala Sekolah SD Inpres Poga, Molanus Wenda, melalui salah satu guru, Yemima Ismorasi, menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Poga atas informasi yang sempat menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami dari keluarga besar SD Inpres Poga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila ada postingan dari rekan kami yang menyinggung perasaan pemerintah daerah. Kami tegaskan bahwa penyakit scabies ini bukan wabah, melainkan hanya penyakit kulit biasa seperti kudis atau gatal-gatal,” ujarnya di Puskesmas Poga, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa sejak awal pihak sekolah telah bekerja sama dengan Puskesmas Poga dalam menangani kasus scabies yang dialami oleh para siswa.

Puskesmas, kata dia, telah aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada siswa yang terdampak, termasuk melakukan pengobatan serta sosialisasi terkait pentingnya menjaga kebersihan diri.

“Dari pihak Puskesmas sudah membantu menangani anak-anak yang sakit, sekaligus memberikan edukasi tentang kebersihan, seperti mandi teratur, mencuci pakaian, dan menjaga kebersihan tempat tidur,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga secara rutin mengingatkan para siswa untuk menjaga kebersihan diri, termasuk melalui kegiatan edukasi yang dilakukan setiap minggu.

Yemima menambahkan bahwa pihak sekolah sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Poga yang telah memberikan perhatian dan penanganan terbaik bagi para siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh tenaga kesehatan yang sudah membantu anak-anak kami. Sekali lagi kami mohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi,” tutupnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak lagi salah memahami kondisi yang terjadi, serta tetap mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Momentum HUT ke-81 TNI di Intan Jaya Diwarnai Aksi Nyata, TNI-Polri Bersama Tenaga Medis Turun ke Jalan Membersihkan Sampah

Intan Jaya – Semangat kebersamaan TNI-Polri bersama tenaga medis kembali terlihat di Kabupaten Intan Jaya.…

43 menit ago

Bunda PAUD Nduga Replina K. Beon Kunjungi TK Giliad Kenyam, Serahkan Alat Bantu Belajar dan Makanan Bergizi untuk Anak Usia Dini

KENYAM – Kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini terus mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nduga.…

1 jam ago

Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta

WAMENA – Tokoh dan intelektual Papua Pegunungan, Dopen Wakerkwa, SH, menyayangkan sikap salah satu anggota…

5 jam ago

Polres Nduga Gelar Pembinaan Mental dan Rohani, Personel Didorong Perkuat Iman dan Integritas dalam Melayani Masyarakat

NDUGA – Jajaran Polres Nduga terus memperkuat kesiapan mental dan rohani personel sebagai bagian dari…

1 hari ago

Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Nabire - Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri T.A. dan Sekolah…

1 hari ago

Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Puncak – Kebutuhan obat-obatan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah. Untuk…

1 hari ago