Percepatan Dana Otsus Tahap II Jadi Sorotan, Pemda Diminta Konsisten

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pemerintah daerah (Pemda) se-Tanah Papua harus segera mempercepat penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahap II Tahun Anggaran 2026. Pasalnya, penyaluran tahap II sebesar 45 persen seharusnya telah dilakukan paling lambat pada Juni, sementara hingga Agustus masih terdapat sejumlah daerah yang belum menuntaskan penyalurannya.

Ribka menilai keterlambatan tersebut tidak dapat terus dibenarkan dengan alasan regulasi maupun keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, mekanisme penyaluran dan tahapan pengelolaan Dana Otsus telah ditetapkan, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah kecepatan, komitmen, konsistensi, serta penguatan fungsi pengawasan di daerah.

“Kalau kita mau alasan regulasi, kita mau alasan SDM, itu alasan klasik,” tegas Ribka dalam Rapat Evaluasi Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Wilayah Papua, yang digelar secara daring dari Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan per 24 Agustus 2026, sebanyak 19 Pemda telah mendapatkan penyaluran Dana Otsus Tahap II. Namun, belum seluruh komponen daerah tersebut menerima penyaluran secara lengkap untuk Dana Otsus dan DTI. Kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya percepatan dari Pemda agar seluruh tahapan penyaluran dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Ribka menegaskan, percepatan tersebut penting karena Dana Otsus bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, rumah sakit, serta berbagai pelayanan dasar.

“Kalau ini kita tidak realisasi lagi bagaimana denganadik-adik kita yang sekolah luar negeri? Bagaimana dengan masalah pendidikan di daerah tersebut, bagaimana dengan masalah kesehatan, bagaimana dengan masalah rumah sakit, bagaimana dengan pelayan-pelayan dasar yang dilakukan oleh pemerintah daerah?,” ujarnya.

Untuk merealisasikan percepatan tersebut, Ribka meminta gubernur, sekretaris daerah, serta perangkat daerah teknis untuk terus memperkuat koordinasi dan pengendalian terhadap pelaksanaan Dana Otsus. Menurutnya, keterlambatan tidak seharusnya menjadi persoalan yang terus berulang apabila fungsi kontrol dan pengawasan di daerah telah berjalan secara optimal.

“Pemerintah daerah-daerah lain juga sama dengan kita [dan] kita kan selalu menjadi perhatian. jadi sebenarnya ini kita lebih perbaiki kita mengevaluasi kinerja aparatur kita,” kata Ribka.

Menurut Ribka, persoalan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kapasitas aparatur Pemda dalam mengelola Dana Otsus. Terlebih, pelaksanaan Otsus telah berjalan selama 25 tahun dan semestinya menjadi momentum bagi Pemda untuk semakin mandiri dalam mengelola pemerintahan dan anggaran.

Sebagai langkah konkret untuk memperkuat pengawasan, Ribka memastikan evaluasi Dana Otsus akan dilakukan lebih intensif dan menerapkan prinsip 5T, yakni tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat penerima, dan tepat penggunaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan penyaluran dan realisasi Dana Otsus dapat dipantau secara lebih cepat, sekaligus mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala sebelum berdampak pada tahapan berikutnya yang bermuara agar setiap rupiah Dana Otsus memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.(*)

Penulis : gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026
Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota
Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya
Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian
Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja
Kunjungan Wakil Gubernur Papua Tengah di Puncak Jaya Berjalan Lancar Berkat Kesiapsiagaan Aparat Gabungan
Gubernur John Tabo Salurkan Rp1,25 Miliar Dana Otsus untuk 50 Kelompok Ekonomi Kreatif di Papua Pegunungan
Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:35 WIT

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:37 WIT

Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:05 WIT

Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:57 WIT

Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:44 WIT

Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja

Berita Terbaru