Pencarian Warga Hilang di Tolikara Belum Membuahkan Hasil, Polisi Pertimbangkan Ritual Adat

- Penulis

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolikara, 17 April 2026 — Upaya pencarian terhadap seorang warga bernama Diki Barus yang dilaporkan hilang di wilayah Kabupaten Tolikara hingga kini belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tolikara bersama tim khusus Kapolres, serta dibantu masyarakat setempat, terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban.

Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Budi Payung, S.H. menjelaskan bahwa pencarian intensif telah dilakukan sejak Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dan berlangsung hingga Sabtu, 5 April 2026.

Area pencarian meliputi beberapa kampung, di antaranya Kampung Gilubandu, Kampung Kanggime, dan Kampung Telenggeme. Selain itu, tim juga menyisir wilayah hutan serta jurang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

“Tim gabungan telah melakukan penyisiran secara maksimal di seluruh area yang dicurigai, termasuk wilayah hutan dan jurang yang cukup sulit dijangkau. Namun hingga saat ini pencarian belum membuahkan hasil,” ujar AKP Budi Payung.

Meski demikian, aparat kepolisian memastikan bahwa upaya pencarian tidak dihentikan. Setelah setiap kegiatan pencarian, seluruh personel kembali ke Markas Komando (Mako) Polres Tolikara untuk melakukan evaluasi serta menyusun langkah lanjutan.

Dalam upaya berikutnya, pihak kepolisian juga mempertimbangkan pendekatan kearifan lokal. Berdasarkan saran dari masyarakat setempat, direncanakan akan dilakukan ritual adat berupa “buang darah babi” di sekitar lokasi kejadian.

“Kami menghargai dan mempertimbangkan saran dari masyarakat adat. Hal tersebut akan kami koordinasikan dengan pimpinan, dalam hal ini Kapolres, termasuk kesiapan untuk prosesi adat,” tambahnya.

Ritual tersebut dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai salah satu cara untuk membuka petunjuk atau menghilangkan hal-hal yang dianggap menghambat proses pencarian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan warga sekitar, guna memperluas upaya pencarian. Kasus hilangnya Diki Barus masih menjadi perhatian serius, dan aparat memastikan pencarian akan terus dilanjutkan hingga ditemukan titik terang.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat Tolikara dan sekitarnya yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada pihak kepolisian, khususnya Sat Reskrim Polres Tolikara, guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut. (Humas Polres Tolikara/Ardi).

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polres Tolikara

Berita Terkait

Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat
Kapolres Mimika Imbau Suporter Final Piala Dunia Jaga Ketertiban
Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika
Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas
Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire
PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:26 WIT

Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:29 WIT

Kapolres Mimika Imbau Suporter Final Piala Dunia Jaga Ketertiban

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:27 WIT

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIT

Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:32 WIT

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

Berita Terbaru