Pencaker CPNS Puncak Jaya Tuntut Kepastian SKB, Pemerintah Siap Laksanakan

- Penulis

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Mulia, (Rabu, 10/09)_Peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Puncak Jaya. Mereka menuntut kejelasan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Formasi 2024, yang hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah.

‎Disela aksi, Ketua Tim Pencaker Gindon Wonda, SE menyerahkan atau memberikan beberapa aspirasi kepada pemerintah daerah dalam hal ini sekretaris daerah Yubelina Enumbi, S.E., M.M.MH

‎Sekretaris Pencakar, Defry A. Telenggen, S.IP, menyampaikan bahwa para peserta telah mengikuti SKD dengan baik, namun hingga kini belum menerima informasi resmi mengenai SKB.

‎ “Kami telah melaksanakan ujian SKD, tetapi sampai saat ini belum ada kepastian untuk lanjut ke ujian SKB. Beberapa daerah sudah mendapatkan SK. Maka dari itu, kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya agar menolong segera memberikan informasi atau menjadwalkan ujian bagi para pencari kerja di daerah ini,” ujar Defry.

‎Ditempatkan yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak Jaya sekaligus Ketua penerimaan CPNS formasi tahun 2024 Yubelina Enumbi, SE., M.M.,MH menegaskan bahwa penyelesaian formasi CPNS merupakan agenda prioritas sejak awal masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati.

‎ “Agenda pertama yang kami sampaikan saat pelantikan bupati dan wakil bupati Puncak Jaya adalah bahwa formasi CPNS harus diselesaikan, dan beliau menanggapinya dengan sangat serius,” jelas Yubelina.

‎Ia juga menyampaikan bahwa meskipun seleksi SKB secara nasional telah rampung sejak Desember, tantangan lokal masih menjadi hambatan. Namun, semangat pemerintah daerah tetap tinggi untuk menyelesaikan proses ini.

‎”Kami telah bersurat ke Kementerian PAN-RB untuk meminta pelaksanaan ujian SKB pada tanggal 23 hingga 26 September. Hari ini kami menunggu jawaban dan keputusan, karena kami sudah menjadwalkan bahwa Puncak Jaya dalam kondisi aman dan siap,” tambahnya.

‎Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung telah tersedia. Komputer yang digunakan saat SKD masih terpasang di Aula Sasana Kaonak Lama, dan aula tersebut tidak digunakan untuk kegiatan apapun demi menjaga kesiapan pelaksanaan SKB.

‎Sekda juga mengimbau kepada peserta yang masih berada di luar Kota Mulia untuk segera kembali dan mengikuti seleksi SKB sesuai jadwal.

‎“Jika terlambat, maka otomatis tidak dapat mengikuti seleksi. Dan jika hasil SKB keluar dan ada yang tidak lulus, jangan berkecil hati, masih ada kesempatan di lain waktu,” ujarnya.

‎Ia juga mengatakan bahwa pemerintah daerah telah memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menempelkan nama-nama peserta yang lulus SKD kemarin di lapangan alun-alun.  ” Disitu akan tertempel nama, jurusan serta nilai. Jadi sebentar BKD akan menempel dan pencaker boleh melihat langsung.  itu kita tidak mengada-ngada, itu sesuai dengan hasil SKD kemarin, “terang sekda.

‎Para pencakar yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan rasa puas atas penjelasan yang diberikan oleh Sekda. Mereka berharap pelaksanaan SKB dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan hasil terbaik bagi seluruh peserta.

Penulis : Indah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan
Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal
Sentuhan Kasih di Pesisir: Kapolda Papua Tengah Boyong Tim Medis ke Kampung Amapare
10 Poin Hasil Pertemuan Masyarakat dan Pemerintah Lanny Jaya Mengenai Penyelesaian Konflik Sosial di Wamena
Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan
Gubernur Papua Pegunungan Dorong ASN Tingkatkan Disiplin Pengelolaan Keuangan Daerah Melalui SIPD-RI
Ketahanan Pangan vs Hak Ulayat: Dilema Proyek Merauke dalam Sorotan Film
Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00 WIT

Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:33 WIT

Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:52 WIT

Sentuhan Kasih di Pesisir: Kapolda Papua Tengah Boyong Tim Medis ke Kampung Amapare

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:12 WIT

10 Poin Hasil Pertemuan Masyarakat dan Pemerintah Lanny Jaya Mengenai Penyelesaian Konflik Sosial di Wamena

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:25 WIT

Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan

Berita Terbaru