Pemuda Baptis West Papua Gelar Seminar Tentang Pelindungan Sumber Daya Alam di Lanny Jaya

- Penulis

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiom – Departemen pemuda baptis west papua menggelar seminar sehari tentang upaya pemuda dalam menjaga sumber daya alam sebagai sumber kehidupan, kekayaan yang diberikan tuhan dan diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur.

Ketua departemen pemuda baptis west papua, Akia Wenda, menegaskan bahwa warga baptis yang berdomisili di tanah lanny jaya, dari beam hingga kuyawagge, memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan mewariskan sumber daya alam kepada generasi berikutnya.

“Sumber daya alam yang dimaksud meliputi tanah, hutan, air, gunung, dan batu. kita harus menjaganya dengan baik,” tegas Akia Wenda.

Menurutnya, warga baptis di lanny jaya sesungguhnya memiliki kekayaan yang melimpah, hasil langsung dari sumber daya alam yang dikelola dengan bijaksana.

“kami kaya karena memiliki hutan yang dapat menghasilkan uang, tanah yang produktif, serta ternak seperti babi, ayam, dan kelinci yang dapat menjadi sumber penghasilan. sesungguhnya, kami ini adalah orang-orang yang kaya,” jelasnya.

untuk menjaga sumber daya alam secara berkelanjutan, diperlukan kesepakatan yang mengikat dari berbagai pihak, termasuk gereja, tokoh intelektual, pemerintah di distrik, dan kampung, serta mendorongnya menjadi peraturan daerah melalui usulan aspirasi dpr.

Wakil ketua departemen pemuda baptis west papua, Yunias Wenda, menegaskan bahwa pendidikan di lanny jaya harus dimulai dari rumah dan keluarga, kemudian dilanjutkan ke gereja dan sekolah.

“masa depan anak akan ditentukan dari keluarga, gereja, dan sekolah,” paparnya.

ia juga menyarankan agar pemerintah daerah lanny jaya melalui dprk segera membuat perda bersama dengan lsm untuk memastikan perlindungan tanah dan hutan di wilayah tersebut.

Selain itu, dalam seminar ini juga dibahas hasil forum diskusi grup (FGD) lima pilar yang diselenggarakan pada tahun 2024 di wilayah tabi, yang meliputi kesehatan, pendidikan, ekonomi, ham, dan kemajuan iman.

acara ini dihadiri oleh pemuda dari 11 gereja di wilayah Tiomengga, pada hari sabtu (7/6/2025).

Ketua wilayah tiomengga, Enis Wenda, menegaskan bahwa di wilayah baptis dilarang adanya pos-pos tni dan pedagang, serta melarang penjualan tanah, hutan, air, dan sumber daya alam.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan
Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal
Sentuhan Kasih di Pesisir: Kapolda Papua Tengah Boyong Tim Medis ke Kampung Amapare
10 Poin Hasil Pertemuan Masyarakat dan Pemerintah Lanny Jaya Mengenai Penyelesaian Konflik Sosial di Wamena
Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan
Gubernur Papua Pegunungan Dorong ASN Tingkatkan Disiplin Pengelolaan Keuangan Daerah Melalui SIPD-RI
Ketahanan Pangan vs Hak Ulayat: Dilema Proyek Merauke dalam Sorotan Film
Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:00 WIT

Operasi Penegakan Hukum Yahukimo: Dua Terduga Anggota Kelompok Bersenjata Diamankan

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:33 WIT

Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., Tegaskan Komitmen Berantas Produksi Miras Lokal Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:52 WIT

Sentuhan Kasih di Pesisir: Kapolda Papua Tengah Boyong Tim Medis ke Kampung Amapare

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:12 WIT

10 Poin Hasil Pertemuan Masyarakat dan Pemerintah Lanny Jaya Mengenai Penyelesaian Konflik Sosial di Wamena

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:25 WIT

Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan

Berita Terbaru