Pemkab Puncak Jaya Tingkatkan Kesadaran Perempuan melalui Sosialisasi Pentingnya Pemeriksaan Pap Smear

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, 31 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaksanakan kegiatan Pelaksanaan dan Peningkatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pembangunan Keluarga melalui Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, yang dirangkaikan dengan Promosi dan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga serta Sosialisasi Pentingnya Pemeriksaan Pap Smear.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Puncak Jaya tersebut diikuti oleh masyarakat dari Distrik Dokome 120 peserta suami istri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang didukung melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Bidan Keluarga Berencana, Periben Enumbi, ST. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa kesehatan perempuan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Khususnya di wilayah pegunungan tengah Papua, tantangan geografis, keterbatasan akses transportasi dan pelayanan kesehatan, serta masih terbatasnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi menjadi perhatian yang perlu ditangani secara bersama-sama.

Salah satu isu kesehatan yang menjadi perhatian adalah kanker serviks atau kanker leher rahim. Karena itu, peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap Smear dan metode deteksi dini lainnya dinilai penting untuk terus dilakukan.

Dalam laporan kegiatan juga disebutkan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran perempuan di Kabupaten Puncak Jaya mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, memahami bahaya kanker serviks, serta mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Selain itu, kegiatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah distrik, fasilitas pelayanan kesehatan, kader, Tim Penggerak PKK, tokoh perempuan dan masyarakat dalam mendorong perempuan usia subur untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia.

Sementara itu, Sekretaris DP3AKB Kabupaten Puncak Jaya, Agustinus Naisaban, S.IP., M.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Mewakili Kepala DP3AKB Kabupaten Puncak Jaya yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di luar daerah, Agustinus mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan bagian penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya perempuan, mengenai kesehatan reproduksi dan upaya pencegahan penyakit.

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat, perlindungan dan penyertaan-Nya, kita dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat untuk mengikuti kegiatan sosialisasi ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan keluarga.
Menurutnya, pembangunan keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga sangat erat dengan kesehatan, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para peserta dapat memperoleh informasi yang benar dan kemudian meneruskannya kepada keluarga serta masyarakat di kampung masing-masing,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan Maria Barekala, Keb., A.Md. sebagai Narasumber I dan dr. DN Krisna Arijaya, Sp.OG sebagai Narasumber II, dengan Lirinda Wonda sebagai penerjemah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi perempuan, faktor risiko kanker serviks, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat mendorong terbentuknya komitmen bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan hingga ke tingkat kampung.

Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap melalui kegiatan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara dini sehingga dapat mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri dan sejahtera

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage
Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru