Pemerintah dan Keluarga Korban Sepakat Tutup Pencarian Korban Banjir dan Longsor Distrik Dal dan Mebarok Kab. Nduga

- Penulis

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenyam, 18 November 2025 — Setelah 18 hari pencarian intensif, Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga secara resmi menutup operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor yang melanda Distrik Dal dan Distrik Mebarok sejak 1 November. Tragedi yang dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) ini menelan 23 korban jiwa dan meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Papua Pegunungan.

Dari laporan terakhir, 14 dari 15 korban hanyut di Kali Panpan, Distrik Dal berhasil ditemukan, sementara satu masih dinyatakan hilang. Di Distrik Mebarok, dari 8 orang yang dilaporkan hilang, hanya satu jasad yang berhasil ditemukan. Penutupan pencarian dilakukan bersama keluarga korban di Posko Bencana Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga.

Bantuan Nyata dari Pemerintah Daerah

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, Pemerintah Daerah Nduga melalui Plt. Bupati Yoas Beon, S.IP, yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Otomi Gwijangge, S.Hut, menyerahkan bantuan dana sebesar Rp750 juta. Rinciannya, Rp150 juta untuk Distrik Dal dan Rp600 juta untuk Distrik Mebarok.

“Hari ini, atas nama keluarga korban, pencarian resmi kami tutup. Pemerintah hadir bukan hanya dalam kata, tapi dalam tindakan nyata,” ujar Otomi Gwijangge.

Otomi menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada bantuan dana dari pihak lain. Seluruh bantuan berasal dari anggaran Pemerintah Daerah Nduga sebagai bentuk komitmen penuh terhadap warganya.

“Kami tidak menunggu, kami bergerak. Bantuan ini adalah bentuk kasih dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang terdampak,” tegasnya.

 Respons Cepat dan Terukur

Sejak awal kejadian, Pemda Nduga telah menetapkan status banjir bandang sebagai KLB dan membentuk tim tanggap darurat bersama keluarga korban. Posko darurat didirikan di Distrik Dal, Kenyam, dan Wamena. Pada 3 November, Plt. Bupati dan unsur Muspida Nduga turun langsung ke lokasi terdampak, menyerahkan bantuan awal senilai Rp1 miliar, Rp200 juta untuk dua posko di Kenyam, serta 4 ton beras.

Selama masa pencarian dari 3 hingga 18 November, tim gabungan terus berupaya mengevakuasi korban dan membuka akses bantuan ke wilayah terdampak. Informasi disampaikan secara terbuka kepada publik, dan proses pencarian dilakukan dengan penuh dedikasi.

Dari Duka Menuju Pemulihan

Bencana ini telah memutus akses jalan, merusak pemukiman, dan memaksa warga mengungsi. Pemerintah Daerah Nduga berkomitmen melanjutkan proses pemulihan, termasuk rehabilitasi infrastruktur dan pendampingan psikososial bagi keluarga korban.

“Kami akan terus mendampingi masyarakat. Ini bukan akhir, tapi awal dari pemulihan,” tutup Otomi.

Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang responsif, Pemda Nduga membuktikan bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian dan aksi nyata adalah kekuatan utama untuk bangkit dari bencana. Dari Distrik Dal hingga Mebarok, harapan mulai tumbuh kembali.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda
Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional
Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria
30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu
62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:55 WIT

Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Rabu, 9 September 2026 - 06:45 WIT

Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIT

Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIT

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:51 WIT

Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya

Berita Terbaru