Daerah

Pemda Puncak Jaya Bantu Biaya Pengobatan Korban, Pj Sekda Enumbi: Kami Tidak Membeda-bedakan, Semua Masyarakat Kami

MULIA- Pasca kericuhan bentuk ketidakpuasan keluaega korban kepada aparat setelah kasus penembakan 3 masyarakat sipil di Distrik Muara, terjadi kekerasan kepada sejumlah warga nusantara yang tidak hanya menyebabkan kerugian material tetapi juga korban jiwa.

Korban diantaranya, Abdullah Jaelani/Suku Jawa(MD), Arief/Suku Jawa (Luka Berat), Surati Nina/Suku Jawa (Luka Berat) dan Sani Lololembang/Suku Toraja (Luka Berat) langsung di evakuasi dan dirujuk ke Jayapura melalui Smart Air.

Pj. Bupati Puncak Jaya, Dr. Tumiran, S.Sos, M.AP dalam saluran telekomunikasi mengungkapkan Ucapan Duka Cita mendalam. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Puncak Jaya kami menyampaikan Duka Cita mendalam kepada korban baik dari masyarakat yaitu 3 orang yang salah satunya kepala Kampung maupun dari warga Nusantara. Kejadian ini merupakan musibah bersama yang tidak kita inginkan. Untuk Korban telah kami bantu biaya Duka dan yang luka kami tanggung biaya rujuk dan santunan” jelasnya.

Bantuan diserahkan Kadis Kominfo Akbar Fitrianto didampingi Kadis Kesehatan Eliatas Telenggen kepada korban yang dirujuk ke Jayapura di Bandara Mulia.

Ditempat berbeda, Pj. Sekda Yubelina Enumbi, SE yang ditemui dikediaman Pagaleme mengungkapkan duka mendalam. “Musibah ini terjadi di Masyarakat kami sama sekali tidak kami harapkan. Sudah sejak lama ini baru terjadi di Mulia. sebelumnya tidak. Kami turut berbelasungkawa baik kepada ketiga masyarakat kami yang di Karubate dan masyarakat kami yang kena dampak kericuhan kemarin. Kami telah bentuk tim dan bersama Dandim 1714/PJ dan Kapolres untuk dapat mempercepat pemulihan keamanan di Mulia” Jelasnya, Kamis (18/7)

Pj. Sekda berharap kejadian ini tidak terulang kembali dimasa depan. “Hari ini keluarga telah bersepakat berdamai dan jamin tidak ada pengrusakan dari keluarga korban. Jadi kalau terjadi sesuatu, itu berarti diluar konteks kejadian kemarin. Artinya sudah kriminal murni yang menjadi tanggung jawab TNI/Polri untuk mengamankan” imbuh Yubelina.

Hal itu diungkapkannya setelah terjadi beberapa pembobolan dan pencurian rumah maupun kios yang dimanfaatkan oknum untuk mencari keuntungan ditengah warga yang mengamankan diri di Mapoleres maupun Makodim.

“Selepas ini kami langsung menuju Mapolres dan Makodim untuk memberikan pengguatan dan memberikan informasi ini. Agar nantinya masyarakat kami bisa kembali pulang dan beraktivitas seperti biasa” Tutupnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan

DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…

39 menit ago

Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya

PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…

46 menit ago

Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik

NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…

56 menit ago

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…

1 hari ago

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…

1 hari ago

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…

1 hari ago