Wamena, 7 Mei 2025 – Bencana banjir terbesar dalam sejarah Jayawijaya telah mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat setempat. Banyak warga kehilangan harta benda, perkebunan, serta kolam ikan mereka akibat luapan air yang tak terbendung.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, Fransina Daby , Anggota DPRP Papua Pegunungan dari Fraksi Partai Demokrat , kembali turun langsung menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak. Setelah bantuan pertama disalurkan pada 4 Mei 2025 , kali ini ia menjangkau warga di Distrik Musalfak, Distrik Wesaput, Pisugi, Witawaya, dan Libarek .
Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, pakaian, mi instan, gula, kopi, serta bola voli beserta net untuk anak-anak muda. Fransina menegaskan bahwa kehadirannya merupakan komitmen untuk membantu masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana.
“Saat ini mereka kehilangan segalanya—harta benda, perkebunan, kolam—semua terendam banjir. Mereka membutuhkan pertolongan dari berbagai pihak,” ujar Fransina.
Tak hanya memenuhi kebutuhan pangan dan sandang, Fransina juga memberikan perlengkapan olahraga bagi anak-anak muda sebagai cara untuk menjaga mereka tetap aktif dan menjauhi kegiatan yang merugikan.
“Kemarin saya datang membawa bahan makanan, sekarang saya bawa bola dan pakaian untuk para pemuda. Saya ingin mereka tetap aktif di gereja dan bermain bola, agar menjadi anak yang baik dan jauh dari hal-hal negatif,” tambahnya.
Warga menyambut baik bantuan yang diberikan, dan kehadiran Fransina di lapangan memberikan dorongan moral bagi mereka untuk tetap kuat menghadapi situasi sulit ini.
Dengan adanya dukungan seperti ini, masyarakat Jayawijaya berharap perhatian dari berbagai pihak terus berdatangan untuk membantu mereka bangkit dari dampak banjir yang melanda.
WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…
Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…
WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…
WAMENA – 23 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi mediasi konflik sosial atau perang…
WAMENA – Akhirnya proses perdamaian konflik sosial atau perang suku antara Kurima dan Lanny yang…
WAMENA – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd menegaskan bahwa setelah dilaksanakan proses perdamaian konflik…