Papua Tampil di Kejurnas Catur ke-50, Kirim Atlet Muda dan Calon Pelatih Nasional

- Penulis

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Sulawesi Barat — Sebanyak 600 pecatur dari 30 provinsi di seluruh Indonesia bersaing dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 yang digelar di Mall Matos, Mamuju, Sulawesi Barat. Ajang bergengsi ini berlangsung dari 7 hingga 13 November 2025, dan menjadi momentum bersejarah karena baru pertama kali diadakan di Bumi Tanah Malaqbi (Sulbar).

Pembukaan Kejurnas berlangsung meriah dengan kehadiran Ketua Umum PB Percasi, Grand Master (GM) Utut Adianto, yang secara resmi membuka perhelatan tersebut. Dalam sambutannya, GM Utut menyebut Kejurnas ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah regenerasi pecatur muda Indonesia menuju level internasional.

“Kejurnas adalah ruang lahirnya bintang-bintang baru. Dari sinilah masa depan catur Indonesia akan tumbuh,” ujar Utut di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.

Papua Hadir dengan Semangat Tinggi

Dari ujung timur Indonesia, Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Papua turut ambil bagian dengan mengirim tiga atlet serta satu peserta dalam penataran pelatih nasional. Kehadiran kontingen kecil namun bersemangat ini menjadi bukti komitmen Papua untuk terus mengembangkan potensi catur di daerahnya.

Ketua Percasi Papua, Atto Sampe Buntu, saat ditemui usai pertandingan mengatakan, keikutsertaan Papua kali ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bagian dari upaya jangka panjang untuk membina dan melahirkan generasi pecatur tangguh dari Bumi Cenderawasih.

“Kejurnas ke-50 ini diharapkan menjadi titik lahirnya bibit-bibit pecatur muda potensial dari seluruh Indonesia, termasuk dari Papua. Apalagi, Papua pernah menyumbangkan satu atlet catur wanita untuk Pelatnas, dan kami ingin mengulang prestasi itu,” tutur Atto, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, salah satu atlet muda Papua yang tampil di kategori Junior C U-15 saat ini tengah berjuang keras untuk menorehkan prestasi. Meski baru pertama kali tampil di ajang sebesar ini, pengalaman yang diperoleh akan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi nasional berikutnya.

“Kami membawa satu atlet muda yang tampil di kelas junior. Target utama kami bukan sekadar medali, tetapi bagaimana mereka mendapatkan pengalaman dan jam terbang agar bisa berkembang lebih jauh,” tambahnya.

Momentum Kebangkitan Catur Nasional

Kejurnas Catur ke-50 ini menjadi simbol kebangkitan olahraga catur di Tanah Air, terutama dengan keterlibatan aktif berbagai provinsi, termasuk dari kawasan timur Indonesia. Selain mempertandingkan berbagai kategori mulai dari junior hingga senior, ajang ini juga menghadirkan penataran pelatih nasional, yang diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan di daerah.

Penyelenggaraan di Sulawesi Barat pun mendapat apresiasi tinggi dari peserta dan panitia. Selain menjadi tuan rumah yang baru pertama kali dipercaya, penyelenggaraan di luar Pulau Jawa dianggap mampu memperluas jangkauan pembinaan dan memperkuat rasa kebersamaan antarpecatur dari berbagai daerah.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tutup Kejurda Tinju Papua Pegunungan, John Tabo Siapkan Juara Menuju Pra-PON 2027
Polres Jayawijaya Turunkan Brimob dan TNI Jaga Karnaval Wamena
Bupati Jayawijaya Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Insiden FBLB
Wakapolres Puncak Jaya: Anggota Dilarang Keras Terlibat Judol
Polda Papua Tengah Ungkap 22 Kasus 3C dalam Operasi Sikat Noken 2026
Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval Budaya Nusantara di Wamena
370 ASN Baru Nduga Resmi Menyelesaikan Pelatihan Prajabatan dan Orientasi PPPK
Semarak HUT RI: Lomba Catur di Puncak Jaya Jadi Ajang Asah Strategi Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:56 WIT

Tutup Kejurda Tinju Papua Pegunungan, John Tabo Siapkan Juara Menuju Pra-PON 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:15 WIT

Polres Jayawijaya Turunkan Brimob dan TNI Jaga Karnaval Wamena

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:46 WIT

Bupati Jayawijaya Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Insiden FBLB

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Wakapolres Puncak Jaya: Anggota Dilarang Keras Terlibat Judol

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:20 WIT

Polda Papua Tengah Ungkap 22 Kasus 3C dalam Operasi Sikat Noken 2026

Berita Terbaru

casibom   jojobet   holiganbet