Balikpapan, 11 Juli 2025 — Riuh rendah antusiasme pengunjung membanjiri Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome selama tiga hari pelaksanaan Pameran Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) 2025. Acara tahunan ini kembali digelar dengan semangat luar biasa, mengusung tema “Perajin Berdaya, Mendunia”, yang menjadi cerminan semangat pelaku industri kreatif di seluruh pelosok negeri.
Sejak hari pertama pada 9 Juli, ribuan pengunjung memadati arena pameran. Mereka datang tidak hanya untuk melihat karya-karya kerajinan tangan dari 38 provinsi, tetapi juga untuk menikmati berbagai rangkaian kegiatan seperti syukuran HUT Dekranas, pemeriksaan kesehatan gratis, side event tematik yang menggali potensi daerah, gala dinner elegan bersama para tokoh penggerak UMKM, dan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini menjadi simbol masa depan Indonesia.
Penutupan resmi pameran berlangsung pada 11 Juli dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Dalam acara tersebut, sorotan tertuju pada provinsi termuda di Indonesia: Papua Pegunungan. Ketua Dekranasda Papua Pegunungan, Ny. Yuliana K. Pahabol, hadir langsung dan menerima penghargaan atas partisipasi aktif daerahnya dalam kegiatan side event Dekranasda.
Bagi Ny. Yuliana, keterlibatannya dalam pameran ini bukan hanya sebagai bentuk representasi daerah, tetapi juga menjadi pengalaman pribadi yang berharga. Ia menyampaikan rasa bangganya karena dapat memperkenalkan kerajinan khas Papua Pegunungan kepada masyarakat luas. “Ini pertama kalinya saya terjun langsung dalam kegiatan berskala nasional seperti ini. Dan saya sangat bangga, karena karya UMKM dari Papua Pegunungan ternyata mendapat sambutan yang luar biasa,” tutur Yuliana penuh semangat.
Kesan paling mendalam terjadi di penghujung acara. Saat sebagian besar peserta mulai membereskan stan mereka, stan Dekranasda Papua Pegunungan justru makin ramai. Pengunjung berdatangan, tertarik dengan warna, tekstur, dan keunikan produk-produk asli pegunungan timur Indonesia. “Kami sudah bersiap menutup stan, tetapi pengunjung begitu antusias. Akhirnya kami putuskan untuk melayani mereka satu per satu hingga semuanya selesai,” kisah Yuliana dengan senyum haru.
Pengalaman ini tak hanya membawa kebanggaan, tetapi juga menjadi sumber semangat baru bagi Dekranasda Papua Pegunungan. Yuliana menekankan komitmen pihaknya untuk terus membina dan merangkul para pelaku UMKM di seluruh daerah, termasuk delapan kabupaten yang ada di wilayah Papua Pegunungan. Meski tergolong provinsi baru, semangat untuk berkontribusi dan tampil sejajar di panggung nasional terus menyala.
Partisipasi Papua Pegunungan dalam Pameran Dekranasda 2025 menjadi bukti bahwa kreativitas dan semangat lokal tidak memiliki batas wilayah. Dari lembah dan puncak pegunungan yang jauh, lahir karya-karya yang mampu berbicara di tingkat nasional, bahkan punya potensi mendunia. Dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah, Papua Pegunungan bersiap melangkah lebih jauh, memperkuat identitas budaya, dan menyuarakan kearifan lokal melalui tangan-tangan kreatif para perajinnya.
NABIRE — Tangis dan isak keluarga mengiringi pemakaman 11 korban kebakaran maut di Kabupaten…
Paniai– Misteri identitas 11 korban tewas dalam kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda,…
Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menagih komitmen dan keseriusan pemerintah daerah…
Paniai - Kepolisian Resort Paniai bergerak cepat untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran yang terjadi di…
Bandung, 8 September 2026 — Kopi Puncak Jaya mulai diperkenalkan di Kabupaten Bandung melalui penyerahan…
PUNCAK JAYA – Polres Puncak Jaya mengembalikan 11 unit komputer barang bukti kasus pencurian kepada…