Wamena, 18 Februari 2026 – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Pegunungan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Peningkatan Kapasitas SDM Olahraga Menuju Papua Pegunungan yang Berprestasi di Era Baru” dan subtema “Persiapan Papua Pegunungan Menuju PON XXII 2028 di NTB dan NTT.”
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Februari 2026 ini, dibuka secara langsung oleh Ketua Umum KONI Papua Pegunungan yang juga Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, di Aula Hotel Baliem Pilamo.
Dalam sambutannya, John Tabo menegaskan komitmen KONI Papua Pegunungan untuk tampil maksimal sebagai provinsi baru dalam dunia olahraga nasional.
“Komitmen KONI Provinsi Papua Pegunungan adalah tampil yang terbaik. Sebagai pengurus baru di provinsi yang juga baru, kami memiliki tekad kuat untuk membina generasi muda olahraga agar memiliki masa depan yang baik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa KONI Papua Pegunungan akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah guna mempersiapkan atlet dan atlet putri yang mampu berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, sejak terbentuk, KONI Papua Pegunungan langsung bergerak melakukan pembinaan, termasuk melalui pelaksanaan bimbingan teknis. Ke depan, pihaknya juga akan mendapatkan pendampingan dari KONI Pusat dan KONI provinsi induk, mengingat Papua Pegunungan merupakan daerah otonom baru.
“Kita membutuhkan arahan dan pendampingan teknis yang berkualitas agar generasi penerus olahraga Papua Pegunungan mampu tampil di kancah nasional. Pembinaan harus dimulai sejak dini,” tegasnya.
John Tabo juga mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan, termasuk media cetak dan elektronik, untuk memberikan dukungan dan doa agar fondasi olahraga di provinsi ini dapat dibangun dengan baik serta meninggalkan legacy positif bagi generasi mendatang.
Sementara itu, perwakilan KONI Papua yang juga narasumber kegiatan, Saharudin Ita, menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen yang ditunjukkan pengurus KONI Papua Pegunungan.
Ia menuturkan bahwa perjalanan dalam dunia olahraga adalah proses panjang yang membentuk karakter. Menurutnya, menjadi atlet, pelatih, hingga pengurus merupakan tahapan metamorfosis kepemimpinan yang tidak mudah, namun sangat menentukan arah prestasi.
“Berbicara olahraga memang mudah, tetapi melaksanakannya tidak sederhana. Dibutuhkan manajemen, kepemimpinan, serta komitmen yang kuat untuk membawa daerah bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.
Ia juga mendorong seluruh pengurus untuk bekerja keras meningkatkan peringkat dan tidak berpuas diri dengan capaian awal, melainkan menjadikan momentum ini sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi.
Ketua Panitia Bimtek KONI Papua Pegunungan, Paul Wetipo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial pengurus dalam mengelola organisasi olahraga secara profesional.
Adapun tujuan utama Bimtek ini meliputi peningkatan kemampuan manajemen organisasi, pemahaman terhadap perkembangan kebijakan dan teknologi olahraga terkini, serta penguatan kepemimpinan pengurus dalam membina atlet dan cabang olahraga.
“Kita belajar berkomunikasi, belajar manajemen, dan belajar kepemimpinan. Di sinilah karakter dibentuk. Karena olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang pembentukan karakter,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, KONI Papua Pegunungan berharap mampu memperkuat fondasi organisasi sekaligus mempersiapkan atlet-atlet terbaik guna bersaing pada PON XXII Tahun 2028 mendatang.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan















