Daerah

PAI Tolikara Angkat Keindahan Anggrek, Pesan Pelestarian Menggema di Festival Etnik Religi 2026

KARUBAGA, TOLIKARA, Papua Pegunungan — Kekayaan flora Kabupaten Tolikara turut mendapat ruang dalam Festival Etnik Religi Tolikara 2026. Melalui pameran Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Tolikara, masyarakat diperkenalkan pada keindahan dan potensi anggrek sebagai bagian dari kekayaan alam yang dimiliki daerah.

Pameran PAI yang berlangsung di Karubaga, Rabu, 12 Agustus 2026, menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rangkaian festival. Kehadiran anggrek dalam pameran tidak hanya memperlihatkan keindahan tanaman khas Papua, tetapi juga mengangkat pesan tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati dan potensi flora daerah.

Ketua Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. F. Wandik, mengatakan potensi anggrek merupakan salah satu kekayaan alam yang perlu diperkenalkan sekaligus dijaga keberlangsungannya.

Menurutnya, keberadaan anggrek memiliki nilai penting karena menjadi bagian dari kekayaan flora yang dapat memperkuat identitas dan daya tarik Kabupaten Tolikara.

“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Tolikara memiliki kekayaan alam yang luar biasa, termasuk anggrek. Ini merupakan potensi yang harus kita jaga, lestarikan, dan terus kita perkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Ny. Elisabet Y. F. Wandik.

Ia menilai festival menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan anggrek kepada masyarakat karena kegiatan tersebut menghadirkan pengunjung dari berbagai wilayah.

Melalui pameran, masyarakat tidak hanya dapat melihat keindahan anggrek, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan kekayaan alam yang ada di sekitar mereka.

Anggrek Jadi Potensi Wisata

Menurut Elisabet, potensi anggrek tidak semata-mata memiliki nilai keindahan, tetapi dapat dikembangkan sebagai bagian dari potensi pariwisata Tolikara.

Keberadaan berbagai jenis flora, termasuk anggrek, dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Papua Pegunungan.

Karena itu, pengembangan potensi anggrek perlu dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian alam. Pemanfaatan harus dilakukan secara bijaksana agar keberadaan tanaman tersebut tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Kalau kita menjaga alam dan kekayaan flora yang kita miliki, ini juga bisa menjadi bagian dari daya tarik wisata. Karena itu, masyarakat harus bersama-sama menjaga dan melestarikannya,” katanya.

Edukasi dan Pelestarian

Kehadiran PAI dalam Festival Etnik Religi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga tanaman dan lingkungan hidup.

Pengenalan anggrek sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan alam daerah. Dengan demikian, pelestarian tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi atau pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat.

PAI Kabupaten Tolikara juga diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk memperkenalkan anggrek, mendorong kegiatan pelestarian, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi flora yang ada di daerah.

Dari Tolikara untuk Dikenal Lebih Luas

Pameran PAI dalam Festival Etnik Religi Tolikara 2026 menjadi salah satu cara untuk mengangkat potensi alam daerah ke ruang publik yang lebih luas.

Bagi Ny. Elisabet Y. F. Wandik, memperkenalkan anggrek berarti memperkenalkan salah satu bagian dari kekayaan alam Tolikara.

Melalui kegiatan seperti festival dan pameran, potensi tersebut diharapkan semakin dikenal oleh masyarakat Papua Pegunungan, Indonesia, hingga mancanegara.

Dari Karubaga, Tolikara, keindahan anggrek menjadi bagian dari cerita tentang kekayaan alam Papua Pegunungan—potensi yang tidak hanya perlu dibanggakan, tetapi juga dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026

JAYAPURA-Sekitar seratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jayapura, memasuki masa purna tugas atau…

3 jam ago

Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota

JAYAPURA-Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., memberikan warning ke sejumlah OPD…

4 jam ago

Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

MULIA, 12 Oktober 2026 – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Papua…

4 jam ago

Wabup Mus Kogoya Beri Motivasi CPNS: Bangun Disiplin, Tanggung Jawab, dan Komitmen Sejak Awal Pengabdian

MULIA, 12 Oktober 2026 – Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, S.E., M.M., memberikan motivasi…

4 jam ago

Wabup Mus Kogoya Imbau Masyarakat dan ASN Puncak Jaya Gunakan Masker, Jaga Kesehatan, dan Tingkatkan Disiplin Kerja

MULIA, 12 Oktober 2026 – Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, S.E., M.M., mengingatkan seluruh…

5 jam ago

Kunjungan Wakil Gubernur Papua Tengah di Puncak Jaya Berjalan Lancar Berkat Kesiapsiagaan Aparat Gabungan

PUNCAK JAYA – Polres Puncak Jaya bersama TNI mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan kunjungan kerja…

6 jam ago