NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak gereja, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian serta menyelamatkan masa depan generasi muda Papua dari pengaruh narkoba, minuman keras, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.
Hal itu disampaikan Kapolda saat melaksanakan Minggu Kasih di Gereja GKI Immanuel Kotalama, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026). Ia hadir di gereja didampingi istri Ny. Yanti Rontini dan kehadirannya disambut baik PDT. F. Haay, S.Th serta para Majelis dan jemaat Gereja Immanuel Kotalama yang melakasanakan ibadah Pada minggu pagi.
“Saya ingin mengajak kita semua, terutama para orang tua, pendeta, dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita. Jangan sampai generasi muda Papua kehilangan masa depannya karena narkoba, minuman keras, perjudian, maupun tindakan yang melanggar hukum,” ungkap Kapolda.
Kapolda menjelaskan kehadirannya di hadapan para jemaat dengan mengenakan seragam Polri, merupakan bagian dari membangun komunikasi, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus, karena hari ini ada anak jemaat GKI yang menjadi pimpinan Polri di Papua Tengah. Saya ingin abdikan diri menjadi bekat bagi masyarakat khususnya di lingkungan gereja GKI dan umumnya masyarakat di Papua Tengah,” tegasnya.
Menurutnya, melalui semangat Polri Bersama Masyarakat, gereja, tokoh agama, dan jemaat diharapkan dapat memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta membangun kebersamaan.
“Kami ingin Polri tidak hanya hadir ketika terjadi masalah, tetapi juga hadir untuk mendengar keluhan masyarakat, berdialog, dan mencari solusi bersama. Dari sini saya ingin sampaikan Tanah Papua adalah berkat yang harus kita jaga bersama. Mari kita wariskan lingkungan yang baik kepada anak cucu kita,” pungkasnya.
Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk terus mendoakan agar situasi keamanan dan kedamaian di Papua Tengah senantiasa terjaga. Ia juga berharap dukungan doa dari gereja dan seluruh masyarakat dapat menguatkan tugas Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, sehingga tercipta kehidupan yang aman, damai, dan penuh kasih di Tanah Papua.
“Mohon dukungan doa dari seluruh jemaat agar saya mampu menjalankan tugas sebagai polisi bisa melayani masyarakat di Papua Tengah,” ujarnya.
Kapolda datang ke gereja membawa berkat berupa bantuan untuk pembangunan Gedung Gereja Immanuel Kotalama yang diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan dan disampaikan Pendeta serta yang para jemaat.
“Sesuai dengan tema hari ini, berkat saya berikan sebagai bagian dari penyertaan Tuhan dan keselamatan, sehingga dalam kesempatan ini kami membawakan sedikit berkat untuk membantu pembangunan gedung gereja,” tandasnya.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J Manurung menambahkan, program Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk implementasi semangat Polri Bersama Masyarakat, yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan jemaat gereja melalui komunikasi, silaturahmi, serta penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung.
“Melalui program Minggu Kasih, kami ingin semakin dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi jemaat, serta membangun kebersamaan dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua Tengah,” ungkapnya singkat.
NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di depan Pos…
KWIYAWAGI, 16 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak…
Mulia, 17 Oktober 2026 — Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Negeri Mulia mengikuti Pelatihan Artificial…
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak generasi muda menjadikan musik sebagai…
LANNY JAYA, 17 Oktober 2026. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lanny Jaya…
DOGIYAI, PAPUA TENGAH – Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,…