Mulia, 17 Oktober 2026 — Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Negeri Mulia mengikuti Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Dasar yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 10.00 WIT, bertempat di Aula SD Negeri Mulia.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala SD Negeri Mulia Suhardi, S.Pd., bersama jajaran guru SD Negeri Mulia. Pelatihan menghadirkan Akbar Fitrianto, SSTP, M.AP., Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Puncak Jaya, sebagai pemateri.
Pelatihan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan kompetensi digital tenaga pendidik, khususnya dalam memahami perkembangan kecerdasan buatan serta pemanfaatannya secara positif dalam dunia pendidikan.
Dalam pemaparannya, Akbar Fitrianto memperkenalkan konsep dasar Artificial Intelligence (AI), perkembangan teknologi AI, konsep Generative AI, teknik menyusun prompt yang efektif, serta berbagai peluang pemanfaatan AI untuk mendukung tugas guru.
Praktik Langsung ChatGPT, Gemini dan Meta AI
Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, para guru juga mengikuti praktik langsung penggunaan berbagai platform AI. Peserta diperkenalkan dan diarahkan untuk mencoba beberapa platform, antara lain ChatGPT, Google Gemini, Meta AI, serta sejumlah platform AI lainnya.
Melalui praktik tersebut, guru dapat mengeksplorasi pemanfaatan AI untuk membantu menyusun bahan ajar, mencari ide pembelajaran, membuat soal dan latihan, merancang kegiatan pembelajaran, merangkum materi, mengembangkan media pembelajaran hingga membantu pekerjaan administrasi guru.
Sesi praktik berlangsung secara interaktif. Para peserta menggunakan perangkat masing-masing untuk mencoba berbagai perintah dan melihat secara langsung bagaimana AI dapat menjadi alat bantu dalam menyelesaikan kebutuhan pembelajaran.
Perlindungan Data Pribadi Menjadi Bagian Penting
Selain pengenalan AI, pelatihan juga memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan data pribadi (PDP).
Materi ini menekankan pentingnya kehati-hatian dalam memasukkan informasi ke dalam platform digital maupun AI. Guru diperkenalkan dengan jenis data pribadi, risiko kebocoran data, keamanan akun, pengaturan privasi, etika penggunaan AI, serta pentingnya menjaga data peserta didik dan tenaga pendidik.
Peserta juga diingatkan agar tidak sembarangan memasukkan data sensitif seperti identitas pribadi, data kesehatan, dokumen administrasi, maupun informasi peserta didik ke dalam platform AI tanpa memahami aspek keamanan dan kebijakan privasinya.
AI Sebagai Alat Bantu Guru
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan bahwa kehadiran AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi alat bantu yang dapat meningkatkan kreativitas, efektivitas dan produktivitas dalam menjalankan tugas pendidikan.
Guru tetap memiliki peran penting dalam menentukan tujuan pembelajaran, membangun karakter peserta didik, memberikan pendampingan, melakukan verifikasi terhadap informasi yang dihasilkan AI, serta memastikan teknologi digunakan sesuai nilai-nilai pendidikan.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memiliki kemampuan untuk memanfaatkan AI secara bijak, aman, etis dan bertanggung jawab.
Kepala SD Negeri Mulia, Suhardi, S.Pd., bersama jajaran guru menyambut baik kegiatan tersebut. Pelatihan diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital secara lebih optimal dalam proses pembelajaran di SD Negeri Mulia.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui praktik dan pendampingan berkelanjutan sehingga guru tidak hanya mengenal AI, tetapi mampu mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam pembelajaran secara nyata.
Dengan meningkatnya literasi digital dan kemampuan pemanfaatan AI, diharapkan kualitas pembelajaran di SD Negeri Mulia semakin kreatif, inovatif, efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era transformasi digital.
“AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi alat bantu untuk meningkatkan kreativitas, efektivitas, produktivitas dan keamanan dalam proses pembelajaran.”
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak generasi muda menjadikan musik sebagai…
LANNY JAYA, 17 Oktober 2026. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lanny Jaya…
DOGIYAI, PAPUA TENGAH – Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,…
WAMENA – Kebakaran hutan dan lahan seluas kurang lebih enam hektare yang melanda Kampung Karujaya…
WAMENA, 16 Oktober 2026. Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu pesan yang diangkat dalam peringatan…
NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah di wilayah…