Masyarakat Meminta Adanya Jaminan Keamanan Terhadap Tim Pencarian Korban Longsor di Kabupaten Nduga

- Penulis

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, 03 November 2025 – Masyarakat meminta adanya jaminan keamanan untuk tim pencarian korban longsor di Distrik Dal dan Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga. Banyaknya Pos Militer disekitar lokasi bencana alam dikhawatirkan mengganggu jalannya proses evakuasi.

“Di lokasi bencana alam terdapat sejumlah pos militer, sehingga kami meminta kepada Bupati, Gubernur Pangdam dan Kapolda adanya jaminan keamanan bagi para tim pencarian korban bencana yang dilakukan oleh pihak keluarga,” ungkap Kepala Distrik Geselema sekaligus tokoh masyarakat Yuguru, Lennanus Wandikmbo kepada wartawan, Senin (3/11/2025).

Lennanus menjelaskan, pihak keluarga besar korban akan melakukan pencarian secara mandiri. Ia menyebut longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIT dan menewaskan 8 orang di Yuguru serta 15 orang di Distrik Dal.

“Jadi saat ini pihak keluarga berupaya mencari sanak keluarganya yang terjebak di longsoran, maka dari itu kami minta adanya jaminan keamanan,” tegasnya.

Leannanus menyampaikan, sejumlah tim evakuasi yang berasal dari warga dijadwalkan berangkat besok Selasa (4/11/2025) ke lokasi bencana alam untuk membantu melakukan evakuasi. “Distrik Mebrok merupakan pemekaran dari Distrik Geselema, sehingga banyak ASN dan warga lama yang kini kembali ke Yuguru untuk membantu pencarian,” ujarnya.

Sementara itu Anggota DPR Papua Pegunungan, Semianus Wandikbo, peristiwa bencana alam seperti ini juga pernah terjadi dilokasi yang sama, hanya saja kejadian kali ini lebih besar. “Dulunya korban akibat longsor di daerah ini hanya satu, dua orang, namun kali ini mencapai 23 orang yang meninggal, jadi ini kejadian luar biasa,” katanya kepada wartawan di Wamena.

Ia mengungkapkan, informasinya 1 korban telah ditemukan di wilayah Yuguru, namun 7 korban lainnya masih belum ditemukan. Tim pencarian dari Kuyawage telah disiapkan, namun perjalanan ke lokasi diperkirakan memakan waktu hingga tiga malam.

“Maka dari itu, kami minta kepada Pangdam dan Kapolda serta Pangkoops adanya jaminan keamanan bagi tim pencarian agar dapat masuk ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban. Karena ini murni bencana alam. Jadi, kami hanya ingin menemukan jenazah para korban untuk makamkan dengan layak” lugasnya.

Sebatas diketahui, bencana banjir dan longsor melanda Distrik Dal dan Distrik Mebrok pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIT. Sebanyak 23 orang dilaporkan meninggal dunia, sebagian besar masih tertimbun material longsor. Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung dengan tantangan medan yang ekstrem.(*)

Penulis : gin

Editor : roy

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru