Daerah

Mama-Mama Papua di Jayapura Terima Bantuan Usaha Dari Kemensos

JAYAPURA- Konflik sosial sering terjadi di tengah-tengah masyarakat yang heterogen.

Hal ini dipicu oleh kesenjangan ekonomi di tengah-tengah masyarakat. Dimana masyarakat dari luar lebih dominan, dibandingkan masyarakat setempat atau pemilik hak ulayat.

Hal inilah yang dialami oleh masyarakat Papua yang mendiami Kampung Holtekamp, Kota Jayapura Papua.

Untuk mencegah konflik sosial di kalangan masyarakat di Kampung Holtekamp, maka Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktur perlindungan Sosial, Korban Bencana Sosial dan Non Alam memberikan bantuan usaha kepada 10 mama-mama Papua di Kampung Holtekamp.

Perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) Berto Koibur menjelaskan, program ini baru pertama kali diberikan kepada Kampung Holtekamp, Kota Jayapura.

Menurut Berto, program bantuan usaha ini sebenarnya diprioritaskan untuk daerah-daerah yahh selama ini menjadi wilayah konflik dan daerah yang dianggap tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Untuk Papua, kami baru memberikan bantuan pertama kali di Kampung Holtekamp, Kota Jayapura,” jelasnya, Selasa (24/12/2024).

Berto berharap kedepan program ini bisa diakses oleh kabupaten/kota, terutama daerah-daerah Papua yang rawan konflik dan ekonomi lemah.

“Kami berharap melalui program ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga kedepannya,” harapnya.

Sekretaris Kampung Holtekamp, Feri Mansi menyampaikan terima kasih dan bersyukur, sebab Kampung Holtekamp menjadi salah satu Kampung di Kota Jayapura yang pertama kali mendapatkan bantuan dari Kemensos.

“Pada dasarnya kami bersyukur atas bantuan ini. Apalagi bantuannya kepada 10 mama-mama Papua yang ada di Kampung Holtekamp,” ucapnya.

Feri berharap, bantuan yang diterima oleh 10 mama-mama Papua di Kampung Holtekamp, dapat dimanfaatkan dengan baik, guna pengembangan usahanya kedepan.

Senada dengan itu, Ketua Kelompok Wani Kampung Holtekamp, Bernadus Nicolas Kawer mengatakan, konflik sosial sering terjadi, terutama masyarakat asli di Kampung Holtekamp dan masyarakat yang berasal dari luar, terutama sektor ekonomi yang didominasi oleh masyarakat non Papua.

“Kami lihat konflik sosial antara masyarakat Papua dan non Papua di Kampung Holtekamp sangat terasa, terutama sektor ekomomo. Oleh karena itu, bantuan ini sangat bermanfaat bagi mama-mama Papua yang ada di Kampung Holtekamp,” ujarnya.

Bernadus menyampaiksn, pihaknya akan mendampingi usaha dari 10 mana-mama Papua di Holtekamp

“Kami akan mendampingi usaha dari mama-mama Papua yang sudah mendapatkan bantuan dari Kemensos,” katanya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Tabita Bisay mengucapkan terima kasih kepada Kemensos. Karena program ini baru diluncurkan dan Kampung Holtekamp sebagai Kampung pertama yang menerimanya.

“Dengan bantuan ini, kami akan semangat dalam membangun usaha kami kedepan di Kampung Holtekamp,” ungkap wanita yang sehari-hari berjualan kebutuhan sehari-hari di kios ini.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

WAMENA — Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya memenuhi undangan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten…

13 jam ago

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

WAMENA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Jayawijaya terus berkomitmen mendukung penanganan dan penyelesaian dinamika pertanahan…

13 jam ago

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini berencana menghidupkan kembali rumah apung di…

16 jam ago

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, semakin parah…

21 jam ago

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

WAMENA – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan…

22 jam ago

Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi…

22 jam ago