Daerah

Lumbung Sosial Mempercepat Pemenuhan Kebutuhan Dasar Korban Saat Terjadi Bencana

JAYAPURA-Komandan Komando Resor Militer 172/Praja Wira Yakthi, Brigjen Inf Dedi Hardono menegaskan bahwa SIP mengapresiasi dan mendukung upaya dalam pembentukan lumbung sosial oleh Kementerian Sosial melalui Balai Besar Kemensos RI Regional VI Papua – Maluku yang ada di Wilayah Korem 172 PWY yakni di Kabupaten Yahukimo dan Lanny Jaya.

“Wilayah kami yang ada di Papua Pegunungan tentu sangat rawan dengan bencana alam atau non alam yakni konflik sosial yang tidak dapat diprediksi kapan terjadinya dan seperti yang baru-baru ini terjadi,”Katanya saat selesai menerima kunjungan kerja Balai Besar Kemensos RI Regional VI Papua – Maluku di Makorem 172/WYJ pada Senin (23/10/2023)

Ia menambahkan lumbung sosial adalah langkah yang baik dan ia menegaskan bila diperlukan dan memungkinkan disetiap wilayah Kabupaten yang hanya dapat dijangkau oleh pesawat hendaknya ada lumbung sosial.

“Kami berharap ada di setiap wilayah yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat sehingga bila terjadi bencana droping bantuan saat terjadi bencana dengan cepat dapat dilakukan jika terjadi bencana alam dan bencana non alam,”Tegasnya.

Danrem mengakui selama ini pihaknya selalu berkontribusi dalam memberikan dan menyalurkan bantuan saat ada bencana alam atau non alam di daerahnya yang selama ini cukup memakan waktu bila pengiriman menunggu dari Jayapura bahkan dari Pusat. Oleh sebab itu bila ada Lumbung Sosial disetiap daerah tentu akan memperpendek jarak penyaluran dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar kepada korban bencana.

“Dengan adanya lumbung sosial yang dibentuk ini akan membantu karena bila ada bencana tidak perlu menunggu lagi dari Jayapura dan Jakarta untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana,”Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Balai Besar Sosial Republik Indonesoa Regional VI Papua Maluku Jhon H. Mempioper berterima kasih kepada pihak TNI dalam hal Korem 172/PWY yang telah menyambut baik pembentukan lumbung sosial diwilayahnya.

Latar belakang pentingnya proyek ini adalah karena wilayah kerja Balai Besar Kemensos RI Regional VI karena dibeberapa wilayahnya memiliki posisi strategis secara geografis, resiko bencana tinggi yakni Papua – Maluku rawan bencana gempabumi, tsunami dan lainnya, bencana bukan saja dari bencana alam ada juga bencana non alam yakni bencana sosial.

Dengan latar belakang tersebut dibutuhkan langkah strategis yakni pelayanan darurat bagi korban bencana, perlu disikapi dalam rangka meminimalisir resiko munculnya berbagai permasalahan sosial lain pasca bencana seperti konflik sosial dan keterlantaran, percepatan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban bencana, pembentukan lumbung sosial di 4 Provinsi DOB di Tanah Papua termasuk di wilayah Korem 172/PWY. Lumbung sosial juga mempercepat dan memangkas waktu tempuh distribusi logistik bantuan korban bencana sehingga lebih cepat.(gin)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Yan Mandenas: Tidak Ada Ruang bagi Pelanggaran Imigrasi di Tanah Papua

TIMIKA, 27 Juli 2026 – Komisi XIII DPR RI memanfaatkan masa reses dengan melakukan inspeksi…

5 jam ago

Plh. Sekda Puncak Jaya Buka Rekonsiliasi BMD 2026, Tegaskan Transparansi Aset Daerah

MULIA, 27 Juli 2026 – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Esau Karoba,…

5 jam ago

Partai Gema Bangsa Papua Gelar Rakorwil, Konsolidasi Organisasi Diperkuat

Jayapura – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Provinsi Papua menegaskan kesiapannya memperkuat konsolidasi…

5 jam ago

FKUB Papua Tengah: Pembangunan Mako Polda Harus Segera Direalisasikan

NABIRE – Polda Papua Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah dan masyarakat,…

6 jam ago

Kapolres Mimika Pimpin Operasi, DPO Narkoba Akhirnya Ditangkap

MIMIKA – Polres Mimika berhasil menangkap dua orang pengedar narkotika jenis sabu berinisial MD dan…

6 jam ago

240 Personel Diperiksa, Propam Jayawijaya Temukan Pelanggaran Seragam dan Identitas

Wamena – Sie Propam Polres Jayawijaya menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel…

10 jam ago