MULIA, 28 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kembali melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Apel pagi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, S.E., M.M., dan diikuti oleh Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat struktural, ASN, calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tenaga honorer, serta unsur organisasi masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Mus Kogoya mengingatkan seluruh aparatur agar tidak menganggap apel pagi sebagai kegiatan rutin semata, tetapi sebagai bagian dari kewajiban dan pembentukan budaya disiplin dalam lingkungan pemerintahan.
“Apel pagi jangan dianggap sebagai kegiatan biasa. Ini merupakan kewajiban kita sebagai aparatur pemerintah sekaligus bagian dari membangun kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” ujar Mus Kogoya.
Ia meminta para kepala OPD untuk meningkatkan perhatian terhadap kehadiran pegawai dan memastikan seluruh ASN maupun CPNS yang berada di wilayah lain segera kembali ke Mulia untuk mengikuti tugas kedinasan.
Khusus bagi CPNS yang baru bergabung, Wakil Bupati meminta pimpinan perangkat daerah segera melakukan koordinasi dan pemanggilan agar seluruh CPNS dapat mengikuti proses pembinaan serta tahapan pendidikan dan pelatihan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.
Menurutnya, kebijakan pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan dan percepatan pelayanan administrasi kepada CPNS harus diimbangi dengan keseriusan dalam melaksanakan kewajiban sebagai aparatur negara.
“Kalau hak sudah diterima, maka kewajiban juga harus dilaksanakan. Karena itu saya minta seluruh pegawai memiliki semangat untuk hadir, bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati juga meminta perangkat daerah terkait untuk meningkatkan monitoring terhadap pelaksanaan dan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Puncak Jaya.
Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari pengawasan terhadap pengelolaan anggaran pendidikan agar dapat dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Mus Kogoya meminta agar kepala perangkat daerah terkait segera melakukan koordinasi dengan para kepala sekolah dan guru, terlebih dengan adanya proses pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sedang berlangsung.
“Monitoring harus dilakukan secara serius. Kepala perangkat daerah harus memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Selain kedisiplinan dan pengawasan pendidikan, Wakil Bupati menekankan pentingnya pengelolaan data di setiap OPD.
Ia meminta seluruh kepala OPD memastikan admin atau petugas pengelola data segera melakukan input dan memperbarui data yang menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah.
Menurutnya, data yang akurat dan mutakhir merupakan dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, melakukan perencanaan pembangunan, serta mengambil keputusan yang tepat.
“Kalau datanya ada dan benar, maka kita bisa berbicara berdasarkan data. Karena itu saya minta setiap OPD serius mengelola dan memperbarui data,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Puncak Jaya.
Ia menyampaikan bahwa situasi keamanan yang kondusif merupakan hasil dari kerja bersama pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat.
“Keamanan daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita patut bersyukur karena Tuhan terus melindungi Kabupaten Puncak Jaya. Namun keamanan ini harus terus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Wakil Bupati turut mengingatkan para tenaga honorer dan unsur masyarakat yang menerima honor dari pemerintah agar memahami bahwa pemberian honor harus diikuti dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
Ia meminta agar penerima honor tidak hanya menuntut hak, tetapi juga menjalankan kewajiban sesuai amanah yang diberikan.
“Jangan hanya menerima honor, tetapi kewajiban tidak dilaksanakan. Kalau sudah menerima honor karena menjalankan tugas tertentu, maka tugas itu harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Mus Kogoya.
Ia juga mengajak para kepala suku, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan untuk turut mendukung pemerintah dalam membangun kedisiplinan dan menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
Menutup arahannya, Wakil Bupati Mus Kogoya mengajak seluruh aparatur untuk memasuki minggu kerja dengan semangat baru, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat koordinasi, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Marilah kita melaksanakan aktivitas dan tugas kita pada minggu kerja yang baru ini dengan semangat, disiplin dan tanggung jawab. Semoga seluruh pekerjaan kita berjalan dengan baik dan mendapat penyertaan Tuhan,” tutupnya.
Apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama sebelum seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melanjutkan aktivitas dan pelayanan pemerintahan.
MULIA, 28 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya meminta seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil…
DEIYAI – Perburuan terhadap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial MM terus dilakukan Polres Deiyai.…
ILU, PUNCAK JAYA — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat…
JAKARTA, 27 September 2026 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara turut ambil bagian…
NDUGA – Polres Nduga terus mendorong pembinaan karakter dan kedisiplinan di kalangan generasi muda. Salah…
WAMENA, 26 September 2026 — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena kembali mencetak sumber daya…