NDUGA, Papua Pegunungan – Upaya memastikan kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Nduga terus dilakukan di tengah kendala kemarau yang menyebabkan surutnya debit air Kali Kenyam. KM Fatir Papua yang membawa sekitar 50 ton beras bantuan pangan untuk masyarakat Nduga telah tiba dan bersandar di wilayah Mumugu, Distrik Sawaerma, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIT.
Kapal tersebut bertolak dari Mimika dengan tujuan Pelabuhan Batas Batu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga. Puluhan ton beras yang diangkut merupakan bantuan pangan bagi masyarakat Kabupaten Nduga yang diupayakan Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Badan Keuangan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Nduga.
Namun, perjalanan KM Fatir Papua menuju Batas Batu belum dapat dilanjutkan. Kemarau yang terjadi menyebabkan debit air Kali Kenyam mengalami penurunan sehingga kapal berukuran besar tidak memungkinkan melanjutkan pelayaran melalui jalur tersebut.
Kondisi itu tidak menghentikan upaya distribusi. Sebagai langkah percepatan, muatan beras akan dipindahkan dari KM Fatir Papua ke kapal-kapal kecil/Viber untuk dilangsir dari Mumugu menuju Batas Batu. Setelah tiba di Batas Batu, beras selanjutnya akan diangkut menggunakan kendaraan truk menuju Kenyam untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat.
Pada Sabtu (22/8/2026), Dandim 1706/Nduga Letkol Inf Ardian Kristiawan, S.E. turun langsung mengecek kondisi jalur sungai di Batas Batu guna melihat secara nyata dampak surutnya debit air sekaligus memastikan kesiapan jalur distribusi. Dalam pengecekan tersebut, Dandim didampingi Babinsa Serka Yohanis Ayorbaba dan Koptu Gandung.
Menurut Dandim, kondisi geografis dan faktor cuaca menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan koordinasi dan langkah cepat agar bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat tetap dapat sampai ke tujuan.
“Kami berharap proses pemindahan dan distribusi beras ini dapat berjalan aman, lancar dan secepatnya sampai kepada masyarakat Nduga. Kendala alam tidak boleh menyurutkan semangat kita untuk mencari solusi. Kodim 1706/Nduga siap berkoordinasi dan membantu semua pihak agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” tegas Letkol Inf Ardian Kristiawan, S.E.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nduga serta seluruh pihak yang terlibat dalam upaya mendatangkan dan mendistribusikan bantuan pangan tersebut.
“Yang paling utama adalah masyarakat. Semoga beras ini segera tiba di Kenyam dan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, setiap kendala di lapangan dapat kita hadapi bersama,” pungkasnya.
Kehadiran sekitar 50 ton beras tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Nduga, terutama di tengah terkendalanya jalur transportasi sungai akibat kemarau. Sinergi Pemda, TNI dan seluruh unsur terkait diharapkan mampu mempercepat distribusi hingga bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
KENYAM, 24 Agustus 2026 — Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP, menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh…
Wamena — Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan mendampingi penyaluran bantuan logistik dari Kementerian Sosial Republik…
Wamena — Kantor Bulog Wamena memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk masyarakat di enam…
Wamena — Kebakaran menghanguskan delapan unit rumah kos di Gang Suci, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua…
Wamena – Satu unit rumah di Kompleks Tolikara Misi, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan,…
Wamena — Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya mengamankan seorang pria berinisial AMS (27), yang diduga…