Kritik Tajam: Menteri HAM Harus Turun ke Lapangan, Bukan Sekadar Beri Narasi

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 2 Juli 2026 – Tokoh Papua, Nioluen Kotouki, S.Ip., menyampaikan keprihatinan mendalam atas sikap Menteri HAM Natalius Pigai dalam menyikapi kasus penembakan terhadap Pendeta GKI di Intan Jaya, Elianus Egimbau (20 tahun) serta berbagai peristiwa kemanusiaan lain di Tanah Papua.

Menurut Kotouki, gaya kepemimpinan Pigai lebih menyerupai pengamat atau aktivis HAM ketimbang seorang aparatur negara. Ia menilai, pernyataan-pernyataan yang hanya berupa narasi di media tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan serius yang menimpa masyarakat Papua.

“Kalau model pemimpin seperti ini, bagaimana masalah bisa tuntas diselesaikan? Kami berharap Menteri HAM turun langsung ke lokasi kejadian, melakukan olah TKP, lalu memberikan rekomendasi tegas kepada pihak terkait,” tegas Kotouki.

Kotouki menambahkan, masyarakat kecil terutama keluarga korban merasa bingung dengan sikap kementerian yang lebih banyak berbicara di ruang publik tanpa tindakan nyata di lapangan. Padahal, keberadaan Kementerian HAM sangat dibutuhkan untuk memberikan perlindungan langsung terhadap korban kejahatan kemanusiaan.

Ia juga menyoroti pengusulan anggaran kementerian yang selalu ngotot dalam pembahasan APBN, namun tidak diimbangi dengan aksi nyata yang menyentuh rakyat kecil.

“Apa gunanya kementerian HAM didirikan kalau tipikal pemimpinnya tidak benar-benar melaksanakan amanat konstitusi dan membantu keluarga korban di lapangan?” ujarnya penuh penyesalan.

Kotouki berharap ke depan Menteri HAM Natalius Pigai dapat menunjukkan sikap sebagai penyelenggara negara yang hadir langsung di tengah masyarakat, bukan sekadar melempar narasi. Kehadiran nyata di lokasi konflik, menurutnya, akan memberikan kepercayaan dan harapan bagi rakyat Papua yang selama ini menjadi korban.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Propam Polres Jayawijaya Perketat Disiplin Personel, Ponsel Diperiksa dari Judi Online dan Pinjol
Wabup Puncak Jaya Ikuti Rapat Karhutla, Tegaskan Pencegahan Jadi Prioritas
Bupati Nduga Tinjau Jalur Sungai, Pastikan Distribusi Logistik Aman di Tengah Kekeringan
Bupati Yalimo Lantik Didimus Wandik Jadi Sekda Definitif
Muhammad Hanif Lutfi Asal Puncak Jaya Wakili Papua Tengah di MTQ Nasional Semarang
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H., Fasilitasi Koordinasi Para Pihak dan Penelusuran Data Pertanahan untuk Mendukung Penyelesaian Tanah Sesuai Ketentuan.
Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus Ohee: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Sosialisasi dan Bimtek Pembuatan Website Kampung melalui SIDEKA-NG Digelar di Puncak Jaya

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:41 WIT

Propam Polres Jayawijaya Perketat Disiplin Personel, Ponsel Diperiksa dari Judi Online dan Pinjol

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIT

Wabup Puncak Jaya Ikuti Rapat Karhutla, Tegaskan Pencegahan Jadi Prioritas

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:12 WIT

Bupati Nduga Tinjau Jalur Sungai, Pastikan Distribusi Logistik Aman di Tengah Kekeringan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:42 WIT

Bupati Yalimo Lantik Didimus Wandik Jadi Sekda Definitif

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:32 WIT

Muhammad Hanif Lutfi Asal Puncak Jaya Wakili Papua Tengah di MTQ Nasional Semarang

Berita Terbaru

betsat   betsat   betsat   betsat   betsat   mrking   holiganbet   betparibu   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   onwin   casibom giriş   casibom   betgaranti   betebet   betebet   onwin   onwin   betgaranti   betgaranti   mrking   mrking   mrking   betebet   betebet   superbet   superbet   superbet   superbet   mrking   mrking   casibom   casinoper   bahisnow   casibom   betgaranti   betgaranti   slotbar   slotbar   onwin   onwin   rexbet   rexbet