NABIRE – Aipda Agus Sugianto, personel Polsek Kamu, Polres Dogiyai, korban penganiayaan berat oleh empat orang tak dikenal yang diduga membawa senjata tajam jenis samurai, dievakuasi dari Kabupaten Paniai menuju Kota Jayapura, Kamis (1/10/2026).
Evakuasi dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Bhayangkara Jayapura. Kondisi Aipda Agus sebelumnya mengalami sejumlah luka setelah diserang para pelaku saat dalam perjalanan menuju Mapolsek Kamu.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J Manurung, mengatakan proses evakuasi korban dilakukan menggunakan pesawat dari Kabupaten Paniai menuju Jayapura. Keberangkatan korban turut dipimpin langsung Dirreskrimum Polda Papua Tengah Kombes Pol Asep Sayidi Wijaya bersama Kapolres Dogiyai Kompol Dr. Pieter Kendek.
“Hari ini Aipda Agus Sugianto telah kami evakuasi dari Paniai menuju Jayapura untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Bhayangkara Jayapura. Proses keberangkatan korban dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Papua Tengah bersama Kapolres Dogiyai,” kata Henry.
Menurutnya, langkah evakuasi tersebut merupakan bagian dari upaya Polri memastikan korban memperoleh perawatan secara optimal setelah mengalami luka akibat serangan senjata tajam.
“Ini adalah intruksi bapak Kapolda. Ingin memastikan korban mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Di saat yang sama, proses penyelidikan terhadap kasus ini terus dilakukan untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi penganiayaan tersebut,” ujarnya.
Henry menegaskan, Polda Papua Tengah bersama Polres Dogiyai terus melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap kasus tersebut.
“Kami tidak tinggal diam. Tim dari Ditreskrimum Polda Papua Tengah bersama Polres Dogiyai terus bekerja untuk mengungkap kasus ini. Kami akan berupaya maksimal mengidentifikasi dan menangkap para pelaku serta mendalami motif penganiayaan terhadap anggota kami,” tegas Henry.
Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui keberadaan maupun identitas orang-orang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Setiap informasi akan sangat membantu proses pengungkapan kasus,” pungkasnya.
Kasus penganiayaan itu bermula ketika Aipda Agus Sugianto dalam perjalanan dari rumah menuju Mapolsek Kamu dengan mengendarai sepeda motor, Rabu (30/9/2026).
Saat melintas di depan gapura dekat SMA Negeri 2 Moanemani, Kampung Mauwa, Distrik Kamu, korban tiba-tiba dihadang oleh empat orang tak dikenal.
Keempat pelaku diduga membawa senjata tajam jenis samurai. Korban sempat berupaya menghindari serangan, namun dua di antara pelaku kemudian mengayunkan senjata tajam ke arah korban.
Serangan tersebut menyebabkan Aipda Agus mengalami luka pada bagian tangan hingga terjatuh di badan jalan. Dalam kondisi tersebut, para pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menyerang sejumlah bagian tubuh korban, termasuk tangan dan kaki.
Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri. Sementara korban kemudian mendapat penanganan medis sebelum akhirnya dievakuasi ke Jayapura untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Buat
PUNCAK JAYA – Lapangan Apel Mako Polres Puncak Jaya menjadi saksi penguatan kembali komitmen jajaran…
NABIRE – Semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kembali diteguhkan jajaran Polda Papua Tengah dalam…
TIMIKA– Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan tiga orang terkait dugaan kepemilikan dan peredaran amunisi…
WAMENA — Kepolisian Resor Jayawijaya memastikan kegiatan yang dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di…
DOGIYAI – Polda Papua Tengah bergerak cepat mengusut kasus pengeroyokan terhadap personel Polsek Kamu, Polres…
JAYAPURA, PAPUA – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengamankan seorang pria yang masuk dalam…