Daerah

Kontingen Perperawi Puncak Jaya Resmi Dilepas, Pj Bupati Tumiran Jaga Kesehatan, Kekompakan dan Raih Hasil Maksimal

Mulia, Puncak Jaya – Pada hari ini, Pj. Bupati Puncak Jaya, Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., secara resmi melepas kontingen Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) antar kabupaten/kota di halaman kantor Bupati Puncak Jaya. Pelepasan kontingen Pesparawi ini diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Wilayah Yamo, Pdt. DR. Lenis Kogoya, S. Th, M. Th

Turut hadir dalam acara ini, Asisten I Yahya Wonerenggo, S.IP., Asisten II Esau Karoba, S.PAK., M.M., dan perwakilan denominasi gereja serta ketua panitia.

Dalam sambutannya, Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada LPPD Kabupaten Puncak Jaya yang telah menginisiasi dan mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan pelaksanaan tugas paramit yang akan diselenggarakan tahun ini. Beliau menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan dan menyebutkan bahwa pemerintah Kabupaten Puncak Jaya selalu konsen dengan kegiatan tersebut. Tidak hanya kegiatan Islami, tetapi juga kegiatan-kegiatan lainnya seperti LPT yang pernah diikuti oleh teman-teman dari musik di Timika.

Bupati Tumiran berharap agar kontingen Pesparawi yang akan mengikuti kegiatan di Kabupaten Biak pada bulan Desember ini dapat membawa nama baik Kabupaten Puncak Jaya. Beliau juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi kesehatan, kebugaran, dan pola makan yang baik karena situasi cuaca di Puncak Jaya berbeda dengan tempat pelaksanaan kegiatan.

Pj Bupati Tumiran berpesan untuk para  Peserta diharapkan menjaga kondisi kesehatan, kebugaran, dan pola makan yang baik untuk menghadapi cuaca yang berbeda di tempat pelaksanaan kegiatan. Penting juga untuk menjaga kerjasama antara panitia dan peserta agar tidak terjadi persoalan-persoalan kecil yang dapat mengganggu pelaksanaan kegiatan dan menggunakan anggaran yang terbatas dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan kegiatan.

Daud Wenda Sebagai Ketua Panitia Kontingen Pesparawi, dalam laporannya, menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Surat Keputusan Bupati Puncak Jaya Nomor 100.3.3.2/137/KPJ/2024. Sumber dana yang digunakan adalah APBD Kabupaten Puncak Jaya tahun 2024, dengan dukungan dari DPRD, bagian generasi, dan departemen agama Kabupaten Puncak Jaya.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari ,anggota Polri, pegawai negeri dan anak-anak sekolah dari SMK Negeri 1 Puncak Jaya, SMA Negeri Puncak Jaya.

Kontingen tersebut terdiri dari paduan suara dewasa campuran berjumlah 40 orang, paduan suara remaja berjumlah 40 orang, dan panitia pendamping sebanyak 22 orang.

Pelaksanaan kegiatan akan berlangsung di Kabupaten Kerom pada tanggal 2 hingga 8 Desember, dengan pemberangkatan peserta pada tanggal 18 hingga 20 November. Beberapa peserta akan berangkat lebih awal untuk persiapan dan penyesuaian cuaca di Kabupaten Kerom.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta dapat membawa nama baik Kabupaten Puncak Jaya dan memberikan yang terbaik dalam kompetisi Pesparawi di tingkat antar kabupaten/kota.(Imanus)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…

4 jam ago

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

‎Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…

4 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…

2 hari ago

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

WAMENA – 23 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi mediasi konflik sosial atau perang…

2 hari ago

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

WAMENA – Akhirnya proses perdamaian konflik sosial atau perang suku antara Kurima dan Lanny yang…

2 hari ago

Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati

WAMENA – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd menegaskan bahwa setelah dilaksanakan proses perdamaian konflik…

2 hari ago